Berita Kotabaru

Terkait Kematian Ikan di Kolam warga, Kepala DLHD Panggil Manajemen PT BLL

Kepala Desa Banua Lawas, Kecamatan Kelumpang Hulu Sutriansyah membenarkan, kematian ikan di kolam milik warga.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kepala Desa Banua Lawas, Kecamatan Kelumpang Hulu Sutriansyah membenarkan, kematian ikan di kolam milik warga.

Menurut Sutriansyah adanya kejadian itu, namun diduga penyebab kematian ikan bukan karena limbah pabrik kelapa sawit (PKS). Tapi karena minyak bekas jenjang sawit yang terbakar meresap ke dalam tanah keluar melalui rongga tanah hingga mengalir ke sungai.

"Sebab kolam penampungan bagus (beton). Jadi akibat jenjang sawit yang diduga ada yang bakar. Minyak bekas jenjang itu meresap ke tanah," katanya.

Baca: Mobil Mewah Kriss Hatta Disebut Berasal dari Hilda Vitria dan Billy Syahputra Kata Saksi Pernikahan

Meski demikian, diduga tidak disebabkan limbah di kolam.

Pihak perusahaan, kata Sutriansyah, sementara telah menghentikan kegiatan mereka sambil melakukan pembersihan.

"Pihak perusahaan juga akan mengganti rugi. Mereka akan berkoordinasi dengan pimpinan mereka di Medan," katanya kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Trik Roy Kiyoshi Menghadapi Haters yang Mulai Menyerang, Singgung Soal Sebel dan Benci

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id - Ribuan Pelamar Siapkan Berkas, BKD Batola: Hati-hati!

Terpisah, Kepala DLHD Kotabaru Arif Fadilah membenarkan, pihaknya menerima adanya laporan masyarakat soal tersebut.

Menurut Arif, dalam waktu dekat memanggil pihak perusahaan untuk diminta klarifikasi sebelum menurunkan tim ke lapangan.

"Belum bisa ke lapangan karena lagi padat kegiatan. Tapi kita tetap memanggil perusahaan," katanya.

Jika ada indikasi dugaan pencemaran, tambah Arif akan ada tindakan diambil pihaknya.

"Tapi tindakan administratif dulu, baru ke hukum," tandas Arif.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved