Berita Banjarbaru

Kampanye Imunisasi MR Diperpanjang, Cakupan Imunisasi di Kalsel Baru 40 Persen

Dengan diperpanjangnya masa kampanye imunisasi MR, memberi kesempatan besar bagi Kalsel untuk menaikkan cakupan imunisasi.

Kampanye Imunisasi MR Diperpanjang, Cakupan Imunisasi di Kalsel Baru 40 Persen
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Mata siswa kelas VI C di SDN 4 Angsau itu terpejam selama proses imunisasi Campak dan Rubella disuntikkan petugas, Jumat (3/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kampanye Imunisasi Measles-Rubella (MR) diperpanjang menjadi 31 Oktober 2018. Hal itu diketahui dari surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dikeluarkan per 20 September 2018.

Kadinkes Kalsel, HM Muslim mengatakan saat ini capaian imunisasi MR di Kalsel sudah 40 persen. Dengan diperpanjangnya masa kampanye imunisasi MR maka memberi kesempatan besar bagi Kalsel untuk menaikkan cakupan imunisasi.

"Kita masih terus melakukan kampanye imunisasi MR ke sekolah dan masyarakat, dan imunisasi masih akan diberikan ke sekolah-sekolah dengan menggandeng kepala daerah dan MUI," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (27/09/2018).

Saat ini daerah terendah cakupan imunisasi MR jelas Muslim yaitu Kabupaten Banjar. Sementara cakupan tertinggi di Kalsel adalah Kabupaten Tabalong.

Terkait daerah dengan jumlah terbanyak kasus positif rubella adalah Banjarbaru dengan 37 kasus.

Baca: Link Live Streaming MNC TV - Live Streaming Timnas U-16 Indonesia vs India Piala AFC U-16 Cup 2018

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Korea Open 2018, Jonatan Christie vs Hu Yun

Baca: Live Streaming Korea Open 2018 Kamis (27/9) : Ginting & Jonatan Christie Main

Berdasarkan data Kemenkes RI berdasarkan laporan provinsi ke Kemenkes sampai 24 September 2018, provinsi dengan cakupan imunisasi tertinggi adalah Papua Barat dengan 91,83 persen dan Bali 87,47 persen.

Sementara itu, provinsi lain yang hingga saat ini capaian imunisasinya masih berada di bawah rata-rata nasional, antara lain: Aceh 4,94 persen, Riau 26,70 persen, Sumatera Barat 27,30 persen, Nusa Tenggara Barat 37,47 persen.

Kemudian Kalimantan Selatan 38,61 persen, Sumatera Utara 39,50 persen, Bangka Belitung 40,64 persen, Kepulauan Riau 43,31 persen, Kalimantan Utara 49,51 persen, dan Sumatera Selatan 50,76 persen.
(Banjarmasinpost.co.id/milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved