Mereka Bicara

Mewujudkan Banjarmasin BAIMAN

Pada 24 September 2018, Kota Banjarmasin genap berusia 492 Tahun (1 tahun lebih tua dibanding ibu kota Republik Indonesia),

Mewujudkan Banjarmasin BAIMAN
banjarmasin post group/ airul syarif
Festival Jukung Hias di Sungai Martapura depan Siring Menara Pandang, Kota Banjarmasin, Sabtu (22/9/2018). 

OLEH: H Gusti Nurpansyah, Wakil Sekretaris IKA FISIP UNLAM dan Anggota Pokja BAIMAN Banjarmasin

Pada 24 September 2018, Kota Banjarmasin genap berusia 492 Tahun (1 tahun lebih tua dibanding ibu kota Republik Indonesia), tentu sudah sangat tidak muda lagi dan begitu banyak harapan serta perkembangan yang telah dilewati dalam perjalanannya hingga kini. Seiring dengan bertambahnya usia kota tersebut maka semakin kompleks pula dinamika dan beragam tantangan pembangunan yang dihadapinya.

Terutama di bawah kepemimpinan pasangan H Ibnu Sina bersama H Hermansyah yang menahkodai Kota Seribu Sungai tersebut. Bagaimanakah potret kota ini memasuki tahun ketiga kepemimpinan mereka? Apa saja capaian yang telah dan akan diraih ? Terutama dalam rangka mewujudkan visi dan misi kota mewujudkan Banjarmasin Barasih wan Nyaman; Bertakwa, Aman, Indah, Maju, Amanah dan Nyaman (BAIMAN) atau Bersama Ibnu – Herman (BAIMAN) ?

Minggu pagi dua pekan yang lalu, bertempat di Dermaga Apung Siring Sungai Martapura. Diadakanlah acara Kick Off sebagai penanda dimulainya rangkaian peringkatan hari jadi kota yang ke-492 tahun yang puncaknya Senin (24/9).

Dibuka langsung oleh Wali kota bersama istri dan Wakil Wali Kota Banjarmasin yang baru pulang haji beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala SOPD, para Camat dan Lurah serta kalangan masyarakat luas ditempat terbuka dengan suasana yang cukup meriah dan semarak karna masyarakat tumpah ruah bertepatan dengan momen hari libur, apalagi semakin bertambah seru ketika semua tamu undangan diminta turun untuk melakukan “goyang Dayung” diiringi lagu via Vallen meraih mimpi yang dinyanyikan oleh paduan suara mahasiswa Politeknik Banjarmasin.

Selain itu juga diselingi acara secara bersamaan melepaskan balon ke udara yang berisi berbagai harapan yang dituliskan para undangan.

Dengan mengambil tema “ Memantapkan Banjarmasin sebagai Kota Sungai berbasis Ekonomi Kreatif dan Smart City “ semakin mempertegas sikap sekaligus posisi arah pembangunan kota untuk mewujudkan harapan ke arah yang lebih baik lagi.Dalam kegiatan Kick Off telah dipublikasikan rangkaian kegiatan menyemarakkan Hari Jadi Kota Banjarmasin, terdapat 41 macam rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dari sejak 1 September hingga 8 Desember 2018 nanti diantaranya Upacara Peringatan Hari Jadi yang tersebar di 492 titik di 5 kecamatan se-kota Banjarmasin, Pagelaran seni, Nite Carnival dan festival Jukung Hias Tanglong di Sungai Martapura yang sudah menjadi agenda tahunan.

Beragam lomba juga diadakan, mulai lomba memasak serba ikan, Nasi goreng hingga lomba burung berkicau dan beberapa kegiatan yang telah dilaksakan jauh-jauh hari sebelum acara puncak agar bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan agar bisa dirasakan kemeriahannya oleh masyarakat kota.

Selain itu juga Wali Kota Banjarmasin mengajak agar seluruh masyarakat kota meramaikan kegiatan di Kawasan Wisata Kuliner Baiman, Setiap minggu pagi di Kawasan tersebut dilaksanakan berbagai kegiatan mulai Senam pagi Bersama sekaligus sembari mempromosikan senam banjar “baras Kuning”, Pekan Raya Banjarmasin dan lain sebagainya.

Komitmen Politik
Memasuki tahun ketiga Kepemimpinan BAIMAN, muncul pertanyaan sederhana sebagaimana judul tulisan di atas; Sudahkah terwujud saat ini Banjarmasin sebagai kota barasih wan nyaman? Meski tidaklah mudah untuk mewujudkannya tapi jika memang sudah menjadi tekad dan komitmen bersama semua pihak terutama dipelopori oleh pemerintah kota bersama masyarakat maka sesungguhnya tidak ada yang mustahil.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help