Yayasan Adaro Bangun Negeri

Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran, Siapkan Guru Hadapi Abad 21

Acara yang diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Indonesia Technology Enhanced Language Learning

Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran, Siapkan Guru Hadapi Abad 21
YABN
Direktur Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN), Okty Damayanti membuka kegiatan Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran diselenggarakan di Auditorium Islamic Center, Tabalong, Selasa (25/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Seminar Nasional dengan tema Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran: Menjawab Perubahan dan Tantangan Masa Datang digelar sebagai upaya menciptakan komunitas pengajar untuk mengembangkan metode pengajaran pada strategi dan adaptasi memanfaatkan perkembangan teknologi.

Acara yang diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Indonesia Technology Enhanced Language Learning (ITELL), dibuka di Auditorium Islamic Center, Kabupaten Tabalong, Selasa (25/9/2018).

Seminar ini diikuti lebih dari 600 peserta guru SD dan SMP dari sejumlah kabupaten di Kalimantan Selatan dan KalimantanTengah.

Gumawang Jati, Dosen Institut Teknologi Bandung menjadi salah seorang pemateri dalam Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran diselenggarakan YABN di Auditorium Islamic Center, Tabalong, Selasa (25/9/2018).
Gumawang Jati, Dosen Institut Teknologi Bandung menjadi salah seorang pemateri dalam Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran diselenggarakan YABN di Auditorium Islamic Center, Tabalong, Selasa (25/9/2018). (YABN)

"Pelaksanaan seminar bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap teknologi sehingga penggunaannya dapat memudahkan dan dapat diterapkan pada media pembelajaran disekolah," jelas Ketua pelaksana kegiatan, Rina Ermadeni.

Dalam seminar nasional integrasi teknologi dalam pembelajaran ini, dihadirkan 5 pembicara kunci, antara lain, Dosen Institut Teknologi Bandung, Dr. A. Gumawang Jati.

Dosen Universitas Sebelas Maret, Agus D. Priyanto, Dosen Universitas Pendidikan Indonesia, Finita Dewi, Dosen Universitas Pendidikan Ganesha, Made Hery Santosa dan Dosen Universitas Kristen Satya Wacana, Toar Sumakul.

Dalam paparannya Gumawang Jati, menjelaskan perkembangan teknologi saat ini memasuki era emas, dimana hampir seluruh aspek kehidupan manusia bersentuhan dengan teknologi, termasuk dunia pendidikan.

Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran diselenggarakan YABN di Auditorium Islamic Center, Tabalong, Selasa (25/9/2018).
Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran diselenggarakan YABN di Auditorium Islamic Center, Tabalong, Selasa (25/9/2018). (YABN)

"Indonesia menjadi sebuah negara yang sangat terbuka dengan perkembangan teknologi, terutama bagi generasi muda, dengan perkembangan yang cepat dan massif tentu membawa dampak positif dan negatif, mudahnya akses internet memudahkan pelajar mendapat informasi yang dibutuhkannya namun disisi lain membuat pelajar melupakan metode pembelajaran dan berpikir kritis, namun lewat teknologi pula banyak dibuka lapangan kerja baru saat ini," kata Jati.

Bukti nyata dari perkembangan teknologi dimana saat ini diantaranya semakin banyak orang membaca buku internet, berkomunikasi secara digital, berbelanja secara virtual hingga semakin banyak diciptakannya sejumlah aplikasi yang dapat memudahkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Dibutuhkan metode pembelajaran yang tepat dalam memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada sehingga pendidikan berbasis teknologi menjadi hal yang diperlukan siswa dalam menghadapi tantangan abad 21.

“Di masa depan siswa akan menghadapi pekerjaan baru yang sebelumnya belum pernah ada, dimasa depan pendidikan harus membiasakan siswa dan gurunya menggunakan teknologi yang relevan. Dengan demikian metode ajar dengan melatih berpikir kritis siswa dan melatih kreatifitas akan memudahkan siswa beradaptasi di masa depan, dengan tetap mengembangkan kemampuan kolaborasi dan komunikasi yang dimiliki," tambah Jati.

Sementara itu, Direktur YABN, Okty Damayanti, mengatakan guru dapat menjadikan teknologi sebagai media pembelajaran yang lebih menyenangkan, untuk anak didik sehingga dengan metode pembelajaran yang benar kita dapat menyiapkan peserta didik sehingga memahami bagaimana pemanfaatan teknologi untuk menciptakan hal bermanfaat bagi banyak orang.

Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dan IITELL di Auditorium Islamic Center, Tabalong, Selasa (25/9/2018).
Seminar Nasional Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran diselenggarakan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) dan IITELL di Auditorium Islamic Center, Tabalong, Selasa (25/9/2018). (YABN)

Selanjutnya sejumlah guru yang mengikuti seminar akan diseleksi untuk dapat mengikuti workshop lanjutan dalam pendalaman materi dan implementasi pemanfaatan teknologi dalam pendidikan yang akan diselenggarakan pada Oktober dan November mendatang.

Pada kesempatan yang sama Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, mengapresiasi adanya kegiatan seminar kali ini, untuk jadi salah satu cara meningkatkan kualitas sumber daya guru serta menghimbau para guru agar berupaya mengikuti perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. (aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved