Berita Hulu Sungai Selatan

Usai Dilantik, Ini Rakor Pertama Fikry-Syamsuri, 'Makin Perhatikan Masalah Agama'

Rapat Koordinasi diikuti oleh seluruh jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten HSS dari eselon II, III dan eselon IV.

Usai Dilantik, Ini Rakor Pertama Fikry-Syamsuri, 'Makin Perhatikan Masalah Agama'
aprianto
Untuk pertama kalinya setelah dilantik, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry didampingi Wakilnya Syamsuri Arsyad memimpin rapat koordinasi (rakor) di Pendopo Kabupaten, Kamis, (27/9). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Untuk pertama kalinya setelah dilantik, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry didampingi Wakilnya Syamsuri Arsyad memimpin rapat koordinasi (rakor) di Pendopo Kabupaten, Kamis, (27/9).

Rapat Koordinasi diikuti oleh seluruh jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten HSS dari eselon II, III dan eselon IV.

Kegiatan rakor untuk perdana kalinya Bupati dan Wakil Bupati HSS periode 2018-2023 ada perbedaan dengan rakor sebelumnya.

Semua peserta rakor tanpa kecuali, dilarang untuk membawa ponselnya ke dalam ruang rapat. Semua peserta harus menitipkan ponselnya kepada Panitia Rakor di pintu masuk pendopo.

Baca: Live Streaming Korea Open 2018 Babak II, Jojo Main Jam 12:40 Anthony Ginting Tanding Jam 13:25 WIB

Baca: LIVE MNCTV - Malaysia Terancam Tersingkir Jelang Timnas U-16 Indonesia vs India Piala AFC U-16 2018

Baca: Cara Mengatasi Gagal Daftar di sscn.bkn.go.id, Bersihkan Cache Browser Tapi Jangan Lewat Hp

Hal ini dilakukan agar peserta rakor bisa lebih fokus dalam mengikuti rapat, tanpa harus terganggu dengan HP masing-masing

Dalam arahannnya saat membuka Rakor H Achmad Fikry menyampaikan gambaran visi dan misinya untuk periode masa jabatan kedua kalinya yang lebih memprioritaskan masalah keagamaan untuk diterapkan di lingkungan kerja.

"Mulai saat ini, masalah keagamaan hendaknya lebih diperhatikan, sesuai dengan visi dan misi kita, yang ingin menjadikan kesejahteraan warga HSS dunia dan akhirat," katanya.

Hal ini harus dimulai di lingkungan kerja jajaran Pemkab sendiri. Setiap rapat yang dilaksanakan di masa mendatang hendaknya jangan sampai menabrak waktu shalat.

Rapat harus selesai sebelum waktu shalat tiba, dan semua harus melaksanakan shalat di mushalla atau masjid terdekat. Sehingga bukan saja sekedar menghormati saat waktu shalat tiba, tapi juga benar-benar direalisasikan dengan mengerjakannya. (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved