Berita Banjar

KPU Kembali Proses PAW Satu Anggota DPRD Banjar

KPU Kabupaten Banjar sudah mengirim surat untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada sekretariat DPRD Kabupaten Banjar

KPU Kembali Proses PAW Satu Anggota DPRD Banjar
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Ketua DPRD Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - KPU Kabupaten Banjar sudah mengirim surat untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada sekretariat DPRD Kabupaten Banjar, dengan nomor 283.a/HM.03.0-SD-6303/KPU-Kab/IX/2018 tertanggal 20 September 2018 tentang PAW Anggota DPRD kabupaten Banjar dari PKPI, yakni Derwana Fermei Golles.

PKPI Kabupaten Banjar sudah mengajukan calon pengganti antar waktu anggota DPRD Kabupaten Banjar atas nama Ahmad Syarif untuk menggantikan Derwana Farmei Golles yang sekarang sudah pindah partai.

Baca: Gempa Bermagnitudo 7,7 SR Guncang Donggala Sulawesi Tengah, BMKG : Berpotensi Tsunami

Baca: BMKG : Beberapa Daerah Masuk Waspada Tsunami Pasca Gempa Bumi Donggala 7,7 SR di Sulteng

Baca: Warga di Kalimantan Rasakan Getaran Gempa Bumi Donggala, BMKG : Waspada Tsunami

Baca: Status Terbaru Peringatan Dini Tsunami, Gempa Donggala Sulteng yang Bermagnitudo 7,7 SR dari BMKG

Anggota KPU Kabupaten Banjar Muhammad Zain mengatakan, berdasarkan nama yang diajukan PKPI sebagai PAW, maka KPU kabupaten Banjar melakukan verifikasi dengan memastikan calon PAW anggota DPRD Kabupaten Banjar dari PKPI sudah memenuhi syarat sebagaimana ketentuan peraturan komisi pemilihan umum nomor 6 tahun 2017 dan PKPU nomor 7 tahun 2013.

“Ketentuan peraturan komisi pemilihan umum nomor 6 tahun 2017, pasal 9, anggota DPRD Kabupaten yang berhenti akan digantikan oleh yang memperoleh suara terbanyak kedua di dapilnya,” katanya, Jumat (28/9).

Dia menjelaskan, apabila yang terbanyak kedua tidak memenuhi syarat, maka nomor terbanyak selanjutnya yang menggantikan. Apabila tidak terdapat calon pengganti antar waktu didapil yang sama, maka dapil yang berbatasan yang memiliki suara sah terbanyak dari partai politik yang sama.

“Kalau tidak ada juga, maka dapil yang jumlah penduduk terbanyak dan memiliki suara sah terbanyak dari partai yang sama,” jelasnya.

Muhammad Zain juga menjelaskan, PAW partai PKPI Kabupaten Banjar berasal dari dapil yang berbeda dikarenakan seluruh anggota yang tercantum didapil yang sama sudah bukan anggota dari PKPI lagi. Maka kalau keanggotaanya sudah dicabut dari partai, berarti tidak memenuhi syarat lagi sebagai PAW.

Baca: Kisah Pendaftar CPNS 2018 di Barabai yang Buat Surat Terbuka ke BKN Soal Sulit Akses sscn.bkn.go.id

Baca: Reaksi Pemerintahan Jokowi Ketika Habib Rizieq Shihab Overstay di Kerajaan Arab Saudi

Baca: Solusi Jika Instansi Belum Muncul di Link sscn.bkn.go.id, Penjelasan BKN untuk Pendaftaran CPNS 2018

Pihakanya setelah melakukan verifikasi, ternyata Ahmad Syarif yang memenuhi syarat menjadi Penggati Derwana Farmei Golles. Acuan hasil pemilu tahun 2014, maka KPU Banjar memakai PKPU nomor 7 tahun 2013, yang menyebutkan salah satu syaratnya adalah masih menjadi anggota partai.

Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Banjar, Maidi Armansyah membenarkan pihaknya sudah menerima surat pengunduran diri Derwana Fermei Golles. Surat pengunduran dirinya tertanggal 13 Agustus 2018.

“Masih berproses, kemungkinan prosesnya masih lama. Khan masih menunggu usulan pimpinan dewan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, karena selama masih berproses maka yang bersangkutan masih menerima haknya sebagai anggota dewan. Haknya dicabut begitu sudah terbit SK Pemberhentiannya. (banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved