Bumi Selidah

Pacu Minat Baca Melalui “Kaleng Kaca”

Rendahnya budaya baca masyarakat membutuhkan strategi dalam memotivasinya.

Pacu Minat Baca Melalui “Kaleng Kaca”
istimewa/ humas pemkab batola
Suasana Bintek 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Rendahnya budaya baca masyarakat membutuhkan strategi dalam memotivasinya.

Dalam kaitan itu, Kepala Dinas Perpustaaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Baritokuala (Batola) Hj Harliani SIP MSi berupaya melakukan inovasi dalam memacu minat baca masyarakat.

Melalui strategi, Kaleng Kaca (Karya Baca) diharapkan dapat menumbuhkan minat baca masyarakat. Langkah-langkah yang dilakukan melalui pembentukan tim efektif dalam rangka kelancaran pelaksanaan proyek perubahan peingikatan minat baca masyarakat melalui Kaleng Kaca di Kabupaten Batola.

Selain itu membentuk Komunitas Cinta Buku (Kocibu) di 2 kelurahan di Marabahan yakni Kelurahan Marabahan Kota pada Sabtu (21/09) dan Kelurahan Ulu Benteng pada Senin (22/09).

Proyek perubahan ini rencananya di-launching (diluncurkan), Senin (01/10) oleh Bupati Batola Hj Noormiliyani AS. Harliani menilai, pemicu kurangnya minat masyarakat dalam membaca saat ini selain belum ada kebiasaan yang tertanam sejak dini, juga adanya pengaruh akibat kemajuan teknologi informasi berupa internet dan media sosial (medsos).

Melalui proyek Kaleng Kaca dan ditunjang program Kocibu ia pun berharap dapat memacu tumbuhnya kebiasaan membaca sejak dini, meningkatkan minat baca masyarakat, meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menuangkan ide pemikiran dalam bentuk tulisan, serta dapat memotivasi minat baca di era kemajuan teknologi informasi saat ini.

Menyinggung tentang diambilnya kata Kaleng Kaca, Kadispersip yang sebelumnya menjabat Sekretaris Disdik Batola itu menjelaskan, kaleng merupakan tempat yang terbuat dari kaleng yang dipergunakan sebagai tempat untuk mengumpulkan karya baca masyarakat.

Karya baca itu nantinya, tambahnya, selanjutnya akan diterbitkan menjadi hasil karya cipta masyarakat Kabupaten Baritokuala sekaligus akan menambah koleksi bahan pustaka.

Untuk memotivasi masyarakat dalam menyumbangkan karya baca dari hasil membaca buku akan diberikan reward (hadiah) sebagai bentuk penghargaan untuk karya yang terpilih.

Sementara untuk pelaksanaan Kaleng Kaca di masyarakat, lanjutnya, akan dibantu pergerakannya oleh Kocibu yang dibentuk di tingkat desa atau kelurahan dalam kecamatan se-Batola.

Harliani juga berharap, melalui proyek perubahannya ini dapat berkontribusi mendukung terwujudnya Visi dan Misi Kabupaten Baritokuala Setera 2017-2022 dan pencapaian tujuan dari salah satu 9 program Nawa Cita serta Visi dari Perpustakaan Nasional yaitu “Terdepan dalam Informasi Pustaka Menuju Indonesia Gemar Membaca”.

Sementara manfaat internal bagi Dispersib Batola sendiri, diharapkan, dapat meningkatkan kinerja pelayanan, mengembangkan ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi, serta menambah koleksi bahan pustaka dari hasil karya baca.

Sedangkan manfaat eksternal, selain meningkatkan kebiasaan membaca agar menjadi budaya serta kebutuhan bagi masyarakat juga berguna meningkatkan kerjasama dengan SKPD terkait dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat yang pada gilirannya dapat memacu kecerdasan dan kepintaran masyarakat. (*/aol)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved