Berita Banjar

Punya Rencana Camping di Tahura? Weekend Ini Wisata Alam Tersebut Ditutup Saat Malam

Akibat kebakaran lahan yang terjadi pada Minggu (24/9) lalu, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar ditutup sementara.

Punya Rencana Camping di Tahura? Weekend Ini Wisata Alam Tersebut Ditutup Saat Malam
banjarmasin post group/ isti rohayanti
Sejumlah Satgas Karhutla menangani kebakaran yang melanda kawasan Tahura Sultan Adam pada Minggu (28/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Akibat kebakaran lahan yang terjadi pada Minggu (24/9) lalu, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar ditutup sementara.

Diutarakan oleh Kepala Badan Pengelola Tahura Sultan Adam, Sri Wuryati, sementara waktu, khsususnya pada musim kemarau, lokasi wisata alam tersebut ditutup.

Kepada Bpost, Jumat (28/9/2018) Sri menyampaikan, Tahura tidak dibuka untuk umum, terutama pada malam hari. Namun ketika siang, pengunjung masih diperbolehkan masuk. Itupun dalam pengawasan tim pemantau api yang ditugaskan oleh pihak Tahura.

Baca: Penjelasan Resmi BMKG dan BNPB Terkait Gempa Bermagnitudo 7,7 SR di Donggala Sulteng

Sebagaimana diketahui, Tahura Sultan Adam seringkali menjadi tujuan wisata alam bagi sejumlah pecinta alam. Termasuk mereka yang menyukai wisata.

Pada kawasan pegunungan itu, disediakan tempat camping pada puncak Tengger dan lima titik camping lainnya.

Karena musim kemarau, Sri mengatakan pada weekend kali ini pengunjung Tahura Sultan Adam tidak bisa menginap. Dalam artian tidak ada pengunjung yang diperbolehkan camping di areal tersebut. Pengunjung hanya diperbolehkan hingga pukul 18.00 wita.

“Jadi kalau camp malam kami tutup sama sekali. Ketika ore kami control pukul 18,00 wita harus keluar semua. Kalau anak sekolah masih di plasa disana boleh saja,” ucap Sri.

Baca: Nikita Mirzani Curhat Kelakuan Suaminya Dipo Latief dan Teman-temannya, Sebut Wanita Ini Pelakor

“Tahura ditutup ketika malam selama musim kemarau ini. Kami juga pilih-pilih untuk pengunjung,” tambahnya.

Sebelumnya, Tahura Sultan Adam sempat mengalami beberapa kali kebakaran pada dua bulan terakhir. Kebakaran yang terjadi pada Minggu (24/9) lalu dikatakan Sri menghabiskan sekitar 50 hektare kawasan wisata alam tersebut.

Bahkan diketahui api bermula dari pegunungan Tengger, tempat yang biasa digunakan sebagai camping. Kemudian mengarah ke Kolam Belanda, hingga ke Puncak Pamaton.

(banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved