Berita Banjarbaru

Usulan Kenaikan Gaji Honorer K2 di Kalsel Sudah Disampaikan ke Gubernur

Adanya tuntutan agar besaran gaji honorer K2 dinaikkan dari saat ini Rp 1 juta dijelaskan Disdikbud Kalsel.

Usulan Kenaikan Gaji Honorer K2 di Kalsel Sudah Disampaikan ke Gubernur
Istimewa/humpro kalsel
pegawai negeri dan pegawai honorer di lingkungan Sekretariat Daerah Pemprov Kalsel, mendapat reward (penghargaan) atas kedisiplinan mengikuti apel berupa paket sembako 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Adanya tuntutan agar besaran gaji honorer K2 dinaikkan dari saat ini Rp 1 juta dijelaskan Disdikbud Kalsel.

Kepala Disdikbud Kalsel, HM Yusuf Effendi mengatakan memang ada tuntutan guru honorer K2 yang ikut dalam rapat jajaran eksekutif bersama komisi 4 DPRD Kalsel meminta kenaikan gaji jika keinginan mereka menjadi PNS tak terakomodir.

"Mereka memberikan beberapa opsi dan jika memang tidak bisa ikut CPNS mereka meminta agar Pemda dalam hal ini Pemprov Kalsel meningkatkan besaran honor mereka," jelasnya, Jumat (28/09/2018).

Baca: Gempa Bermagnitudo 7,7 SR Guncang Donggala Sulawesi Tengah, BMKG : Berpotensi Tsunami

Baca: BMKG : Beberapa Daerah Masuk Waspada Tsunami Pasca Gempa Bumi Donggala 7,7 SR di Sulteng

Dalam rapat itu terang Yusuf Sekdaprov, H Abdul Haris Makkie yang memimpin rapat telah menampung aspirasi guru honorer K2 untuk disampaikan ke gubernur.

"Karena keputusan akhir ada di gubernur," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Kenaikan gaji guru honorer K2 tersebut terangnya baru dilakukan jika opsi pertama yaitu revisi undang-undang ASN. Saat ini berdasarkan Undang-undang ASN nomor 5 tahun 2014 batasan usia CPNS adalah 35 tahun sehingga menjadi kendala bagi honorer K2 yang mayoritas berusia di atas 35 tahun.

"Ini sedang berjalan proses revisi, kalau revisi bisa dilakukan maka akan lebih besar honorer K2 terakomodir,"jelasnya.

Baca: Warga di Kalimantan Rasakan Getaran Gempa Bumi Donggala, BMKG : Waspada Tsunami

Baca: Status Terbaru Peringatan Dini Tsunami, Gempa Donggala Sulteng yang Bermagnitudo 7,7 SR dari BMKG

Saat ini jelasnya lowongan CPNS untuk honorer K2 bukan tidak ada, namun formasinya sederhana Jumlahnya.

Jika regulasi bisa sesuaikan dengan ketinggian honorer K2 maka jelasnya Pemprov Kalsel tak perlu menaikkan honorer K2. Sementara jika regulasi tak bisa disesuaikan maka opsi yang diinginkan oleh guru honorer K2 adalah kenaikan honor.

Sementara opsi ketiga jika tak bisa dilakukan penyesuaian regulasi, maka opsi P3K lah yang diterapkan sesuai dengan opsi yang ditawarkan Kemenpan RB. Namun hingga kini petunjuk dan naskah surat Kemenpan RB terkait seleksi P3K untuk guru honorer jelas Yusuf belum diterima.

"Memang dari media sosial cetak dan elektronik ada Kemenpan RB rapat bersama DPR terkait opsi Jalan Tengah P3K untuk honorer K2 tapi petunjuk dan naskah surat saat ini belum kami terima," jelasnya.

Baca: Kisah Pendaftar CPNS 2018 di Barabai yang Buat Surat Terbuka ke BKN Soal Sulit Akses sscn.bkn.go.id

Baca: Solusi Jika Instansi Belum Muncul di Link sscn.bkn.go.id, Penjelasan BKN untuk Pendaftaran CPNS 2018

Sebelumnya dikutip dari Kompas.com Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan guru honorer berusia lebih dari 35 tahun dapat mengabdi untuk negara melalui pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Proses seleksi itu akan dilakukan setelah seleksi CPNS 2018 selesai. Guru honorer yang tidak memenuhi syarat karena usia, pintu alternatifnya melalui seleksi PPPK dengan kualitas tetap diutamakan.

(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved