Barito Putera

Gempa di Palu, Membuat Kiper Barito Putera ini Cemas

Rasa cemas dirasakan oleh salah seorang pemain Barito Putera di posisi kiper yakni Rajiv Abizal sejak tadi malam.

Gempa di Palu, Membuat Kiper Barito Putera ini Cemas
kiriman Jamil untuk bpost online
kiper Barito, Rajiv. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rasa cemas dirasakan oleh salah seorang pemain Barito Putera di posisi kiper yakni Rajiv Abizal sejak tadi malam.

Pasalnya kampung halamannya yakni Palu diterjang gempa berkekuatan 7,7 skala richter dan juga tsunami, kemarin Jumat (28/9/2018) sore.

Rajiv merasa cemas karena usai gempa, kedua orangtuanya yang tinggal di Palu Barat tak bisa dihubungi hampir semalaman karena jaringan telepon lumpuh akibat gempa dan tsunami.

Baca: Jadwal Siaran Langsung SCTV Liga Spanyol Pekan 7: Real Madrid vs Atletico Madrid, Barca vs Bilbao

"Tadi malam saya sempat cemas karena orangtua tidak bisa dihubungi. Saya hanya sempat berkomunikasi dengan abang saya tapi dia tinggal di daerah Palu Timur, sedangkan orangtua saya di Palu Barat. Dan komunikasi sempat terputus," ujar Rajiv kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (29/9/2018) siang.

Rajiv pun mengaku saat ini dirinya sudah merasa sedikit tenang, karena akhirnya sudah bisa berkomunikasi dengan orangtuanya meskipun masih sangat terbatas.

"Alhamdulillah pagi tadi sudah bisa melakukan komunikasi. Tapi hanya lewat WA saja, kalau telpon maupun video call masih belum bisa," jelasnya.

Baca: Dua Pilar Barito Putera Kembali Terpanggil ke Timnas Senior

Rajiv pun bersyukur orangtua serta saudara-saudara termasuk kakek nenek yang bersebelahan rumah, dalam kondisi baik-baik saja.

"Alhamdulillah baik-baik saja, hanya rumah saja yang retak-retak akibat gempa. Dan rumah tidak terkena tsunami karena cukup jauh dari daerah pantai," ujar kiper yang berusia jalan 20 tahun ini.

Diceritakan oleh Rajiv, bahwa dirinya sendiri baru mengetahui adanya gempa dan tsunami di Palu melalui media sosial.

"Kejadiannya sore. Dan sore saya sudah berangkat mengikuti latihan bersama tim. Dan setelah latihan saya lihat bapak saya telpon tiga kali dan saya coba telpon balik tapi tidak bisa. Setelah liat di media sosial baru tahu ada kejadian itu," katanya.

Baca: Jadwal Live RCTI & Prediksi Chelsea vs Liverpool Liga Inggris Pekan 7 Malam Ini Sabtu (29/9)

Meskipun sudah mendapat kabar dari orangtua, namun Rajiv sendiri mengaku masih belum benar-benar tenang.

"Alhamdulillah sudah bisa berkomunikasi dengan orangtua. Tapi sampai saat ini masih terus terjadi gempa susulan bahkan sudah sekitar 90 kali," terang kiper yang musim lalu ikut memperkuat Barito Putera U-19 ini.

Untuk itulah Rajiv pun mengaku hari ini juga berencana pulang ke kampung halamannya untuk menjenguk orangtua dan keluarganya di Palu.

Namun sayangnya Rajiv mengaku saat ini tidak bisa langsung pulang, karena Bandara Sis Al-Jufri Palu ditutup.

"Saya sudah siap-siap mau pulang dan beli tiket hari ini juga dan mau minta izin kepada manajemen (Barito, red). Tapi bandara masih ditutup karena kabarnya landasannya retak sampai 500 meter akibat gempa sehingga masih belum bisa digunakan. Mudah-mudahan bisa secepatnya dibuka lagi, dan saya ingin menemui keluarga," pungkasnya.

Penulis: Frans
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved