Komunitas Rambut Gondrong di ULM

Ternyata Ada Ikatan Rambut Gondrong di Kalsel, Wajib Penuhi Syarat Sebelum Gabung

Siapa sangka di Kalsel ada ikatan para pemilik rambut gondrong. Ikatan pemilik rambut gondrong ini justru dibuat di Fakultas Kehutanan ULM.

Ternyata Ada Ikatan Rambut Gondrong di Kalsel, Wajib Penuhi Syarat Sebelum Gabung
istimewa/ Ikatan Gondrong Rimbawan (IGR) ULM
Sejumlah anggota Ikatan Gondrong Rimbawan (IGR) ULM saat kumpul dan berfoto bersama 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ikatan guru, ikatan dokter, ikatan pecinta reptil atau yang lain sudah biasa. Bagaimana dengan ikatan pemilik rambut gondrong.

Siapa sangka di Kalsel ada ikatan para pemilik rambut gondrong. Bukan dilahirkan dari para pecinta Vespa, atau pecinta reggae, atau mahasiswa pecinta alam. Ikatan pemilik rambut gondrong ini justru dibuat di Fakultas Kehutanan ULM.

Adalah Ikatan Gondrong Rimbawan (IGR) ULM yang berisi para pria dengan rambut gondrong. Ikatan ini bahkan juga sudah memiliki akun Instagram dengan nama IGR ULM, dan memiliki baju kaos IGR.

Baca: BKN Ungkapkan Cara Daftar CPNS 2018 Via sscn.bkn.go.id Tanpa Lemot, 111.294 Akun Berhasil

Baca: Wiranto Ungkap Kondisi Terkini Bandara Mutiara Sis Al Jufri Pasca Gempa Bumi di Donggala Sulteng

Baca: Kisah Tim BMKG yang Tak Berhasil Masuk ke Lokasi Terdampak Gempa Bumi Donggala Sulteng

Perkumpulan yang didirikan 8 Maret 2017 lalu ini beranggotakan 15 orang pemilik rambut gondrong yang juga sebagai pendiri. Tapi jumlah ini belum bertambah karena belum ada proses perekrutan anggota baru di 2018.

Ungkap salah satu pendiri IGR, Herry Susanto kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (29/09/2018) masih ada sekitar 50 orang pemilik rambut gondrong di Fakultas Kehutanan yang terdiri dari angkatan 2013 hingga 2017. Namun semuanya belum direkrut karena harus memenuhi berbagai persyaratan terlebih dahulu.

Syarat menjadi anggota IGR adalah memiliki panjang rambut yang dibentangkan sepanjang 25 sentimeter, menjaga etika, rambut harus natural, dan mau memelihara rambut gondrongnya sampai satu tahun ke depan.

Tujuan didirikannya IGR sendiri terangnya untuk menampung sesama mahasiswa yang memiliki minat yang sama terhadap rambut gondrong. Selain itu juga mengajak para pemilik rambut gondrong untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa rambut gondrong tak selalu berandalan, suka membangkang. Namun juga orang yang beretika, sopan santun dan taat pada aturan.

"Dulu image pemilik rambut gondrong di sini imagenya jelek, dan itu yang ingin kami hapuskan, gondrong itu adalah fashion, tidak ada sangkut pautnya dengan perilaku, kecerdasan dan keimanan," terangnya.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Thailand 2018 Live Trans 7, Sikap Rossi Antara Lorenzo dan Marquez

Baca: Presiden Jokowi Instruksikan Menteri Hingga Panglima TNI Cek Kondisi Pasca Gempa Donggala Sulteng

Terkait didirikannya IGR justru dari kampus yaitu ULM di Fakultas Kehutanan, Herry menambahkan sejak dahulu Fakultas Kehutanan memang banyak senior yang berambut gondrong bahkan hingga kini terangnya masih banyak para senior lulusan Fakultas Kehutanan yang mempertahankan rambut gondrongnya.

Fakultas Kehutanan terangnya memang dikenal harus garang, oleh karena itu kegarangan itu ditunjukkan dengan gondrong. Namun meskipun gondrong mereka bukan kriminal.
(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved