Yayasan Adaro Bangun Negeri

Kembalikan Senyum Petani di Hari Tani Nasional

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan ada sebanyak 35,19% masyarakat Kalimantan Selatan yang bergelut dibidang pertanian.

Kembalikan Senyum Petani di Hari Tani Nasional
HO/YABN
Program Kebun Karet Unggul milik Rakyat Binaan YABN, Kecamatan Juai, Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pada 24 September yang lalu baru saja diperingati hari Tani Nasional sebagai penghargaan atas kontribusi seluruh petani di tanah air sebab telah memberikan hasil pertanian terbaiknya bagi rakyat Indonesia.

Koes Plus pernah menyebutkan Indonesia memiliki tanah surga. Istilah tongkat kayu dan batu jadi tanaman menggambarkan Indonesia memiliki tanah subur dengan sumber daya alam hayati yang melimpah. Indonesia juga dikaruniai wilayah strategis dengan iklim tropis yang sangat baik untuk budidaya tanaman.

Di sejumlah wilayah di Indonesia salah satunya Kalimantan Selatan, menjadikan pertanian sebagai salah satu sektor dalam menyerap tenaga kerja.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan ada sebanyak 35,19% masyarakat Kalimantan Selatan yang bergelut dibidang pertanian.

Pertanian menjadi salah satu sektor andalan dalam mengayuh roda perekonomian masyarakat kalimantan, di Kabupaten Tabalong setidaknya ada 64.458 ton karet yang dihasilkan pada tahun 2016 lalu.

Pelatihan Teknik Sadap diberikan dengan tujuan petani dapat membuat jalur sadap dengan benar sehingga hasil karet yang diperoleh lebih maksimal
Pelatihan Teknik Sadap diberikan dengan tujuan petani dapat membuat jalur sadap dengan benar sehingga hasil karet yang diperoleh lebih maksimal (HO/YABN)

Namun demikian, kesejahteraan petani karet di Tabalong masih memprihatinkan beberapa tahun kebelakang.

Harga jual karet yang tak kunjung naik dan biaya produksi yang semakin meningkat ditambah dengan sejumlah permainan harga yang dilakukan oleh sejumlah oknum membuat petani enggan mendapat keuntungan dari hasil jual karetnya.

Sejumlah upaya dilakukan pemerintah kabupaten Tabalong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama bagi petani karet yang menjadi mayoritas profesi warga.

Program Gemas Mekar (Gerakan Masyarakat Meningkatkan Mutu Karet) kemudian diluncurkan pada tahun 2015 yang lalu dengan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet di Kabupaten Tabalong.

Penampingan, pelatihan dan pembangunan fasilitas pendukung dilakukan pemerintah bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk meningkatkan keahlian dan hasil produksi bahan olahan karet (bokar) memiliki kualitas lebih baik sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved