Berita Hulu Sungai Tengah

Warga Barabai Timur Gelar Tolak Bala Sambil Percikan Air Doa, Ini Harapan yang Terucap

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah warga dan tokoh masyarakat di Lingkungan RT 06 yang meliputi Jalan Surapati

Warga Barabai Timur Gelar Tolak Bala Sambil Percikan Air Doa, Ini Harapan yang Terucap
Hanani
Tradisi tolak bala di Tangkarau Luar Kelurahan Barabai Timur RT 06, Barabai, Hulu Sungai Tengah, Minggu malam (30/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga RT 06 Tangkarau Luar, Kelurahan Barabai Timur Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar tradisi tolak bala, dengan cara menyiramkan air yang dibacakan doa dan ayat-ayat Alquran dengan keliling perumahan, Minggu (30/9/2010) malam.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah warga dan tokoh masyarakat di Lingkungan RT 06 yang meliputi Jalan Surapati, GG Mundar, Jalan PH M Noor, Gang Manggis serta Gang Gerhana Jalan Pangeran Antasari Barabai. ‎

Kegiatan tolak bala, dimulai dengan salat hajat berjamaah di Langgar Al Inayah usai salat Magrib berjamaah, dilanjutkan salat isya dan salat tolak bala dilanjutkan doa bersama.

Baca: 3 Hari Tanpa Makan & Minum, Fitri Dievakuasi dari Himpitan Bangunan Hotel Roa-roa yang Ambruk

Baca: Marak Kebakaran, Warga Martapura Gelar Tolak Bala, Ini Ayat-ayat yang Bibaca saat Tolak Bala

Baca: Kenalkan Sejarah Kelam Bangsa saat Nonbar Film G30S/PKI, Ada Cemilan Gratis Lagi

Tradisi tolak bala di Tangkarau Luar Kelurahan Barabai Timur RT 06, Barabai, Hulu Sungai Tengah, Minggu malam (30/9/2018).
Tradisi tolak bala di Tangkarau Luar Kelurahan Barabai Timur RT 06, Barabai, Hulu Sungai Tengah, Minggu malam (30/9/2018). (Hanani)

Kegiatan salat berjamaah tersebut juga dihadiri Ketua MUI HST KH Wajihuddin Saleh dan sejumlah ulama HST lainnya.

Usai salat berjamaah, warga di Lingkungan RT O6 memulai tradisi tolak bala, dengan membawa dua tong air yang sudah dicampur air doa dimasukkan dalam gerobak, kemudoian ditarik menggunakan sepeda motor.

Sambil berkeliling dari satu perumahan penduduk ke perumahan lainnya di lingkungan RT 06, air tersebut disiramkan ke jalan-jalan dan halaman rumah tiap warga.

"Harapannya, melalui doa dan ikhtiar tersebut, Allah menghindarkan kita dari segala bencana kebakaran, kabut asap, angin kencang, gempa serta tindak kejahatan oleh manusia maupun syaitan," kata Ustadz HM Yunus kepada banjarmasinpost.co.id

Baca: 3 Hari Tanpa Makan & Minum, Fitri Dievakuasi dari Himpitan Bangunan Hotel Roa-roa yang Ambruk

Baca: Link Live Streaming TV One Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI, Tayang TVOne 21.00 WIB

Tradisi tolak bala di Tangkarau Luar Kelurahan Barabai Timur RT 06, Barabai, Hulu Sungai Tengah, Minggu malam (30/9/2018).
Tradisi tolak bala di Tangkarau Luar Kelurahan Barabai Timur RT 06, Barabai, Hulu Sungai Tengah, Minggu malam (30/9/2018). (Hanani)

Sambil menyiramkan air doa, warga lainnya membacakan salawat burdah, dan nariyah. Setelah finish kembali di Langgar Al Inayah diakhiri dengan doa bersama oleh Ustadz Yunus.

Menurut ustadz HM Yunus, tradisi ini dilakukan para orangtua zaman dulu, disaat musim kemarau panjang.

Selain berupaya mencegah bencana dengan tak berbuat kerusakan dimuka bumi, menurut ustadz Yunus, berdoa kepada Allah yang maha kuasa juga harus dilakukan, karena Tuhan yang maha kuasalah yang mendatangkan maupun menghilangkan bencana apapun dari muka bumi.

Sementara itu, Ketua RT 06, Tawa Hadiman, mengatakan, ini pertama kali tradisi orang bahari kembali dilaksanakan.

Di wilayah HST sendiri, sejak Agutus Sampai September, telah terjadi lebih dari 10 kali bencana kebakaran yang membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal.

Belum lagi kebakaran lahan, di sejumlah lokasi di berbagai kecamatan, baik di wilayah pegunungan maupun daerah lahan rawa.

"Atas dasar itu, warga sepakat melaksanakan salat hajat dan salat tolak bala, dengan mengundang sejumlah ulama dan diikuti warga di lingkungan Langgar Al Inayah, RT 06 untuk memohon perlindungan kepada Allah, agar Lingkungan kita khususnya dan HST umumnya, dihindarkan dari segala bencana,"kata Ketua RT.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved