Buah Ceplukan Jadi Buruan, Dulu Diabaikan, Sekarang Capai Rp500 Ribu Per Kilo, Mau Tahu Khasiatnya?

Tanaman ini tumbuh liar di lahan kosong, pekarangan rumah, atau tempat lain yang tanahnya tidak becek, baik di dataran rendah

Buah Ceplukan Jadi Buruan, Dulu Diabaikan, Sekarang Capai Rp500 Ribu Per Kilo, Mau Tahu Khasiatnya?
intisari online
buah ceplukan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dulu buah ceplukan hanya dibiarkan saja.

Namun kini mulai diburu. Tak berlebihan karena harganya selangit.

Di Brunei sebijinya bisa dihargai Rp10 ribu.

Sementara di mal di kota besar di Jakarta sekilonya mencapai Rp500 ribu.

Di Indonesia ceplukan ini bisa dijumpai di banyak daerah.

Tanaman ini tumbuh liar di lahan kosong, pekarangan rumah, atau tempat lain yang tanahnya tidak becek, baik di dataran rendah maupun tinggi.

Baca: 9 Polisi Tewas dan Beberapa Hilang saat Gempa dan Tsunami di Palu, Kebanyakan dari Polresta Palu

Di Bali dikenal dengan ciciplukan, sedangkan di Madura dikenal dengan nyor-nyoran.

Lain lagi di Jawa Barat (cecenetan), di Jawa Tengah (ceplukan), dan masih banyak lagi nama daerah lainnya.

Tanaman semusim yang tingginya hanya 10-80 cm ini bukan tanaman asli Indonesia.

Tanaman ini berasal dari Amerika tropika.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved