Berita HSS

Pedagan Pisang Tewas Tergeletak di Jalan Desa Bangkau HSS, Diduga Jadi Korban Tabrak Lari

Berdasarkan data yang dihimpun, korban diketahui warga sekitar sudah dalam kondisi tewas dengan mengalami luka di kepalanya.

Pedagan Pisang Tewas Tergeletak di Jalan Desa Bangkau HSS, Diduga Jadi Korban Tabrak Lari
Istimewa
Kendaraan milik pedagang pisang yang diduga jadi korban tabrak lari dan buan pisang berserakan di sekitar kejadian di Desa Bangkau, Kandangan, HSS 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Masyarakat Desa Bangkau Kecamatan Kandangan dikagetkan dengan adanya seseorang yang tergelatak di pinggir jalan yang diduga korban tabrak lari, Senin, (1/10).

Tidak jauh dari dari tubuh korban, ada kendaraan roda dua dan buah pisang yang berserakan dipinggir jalan.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban diketahui warga sekitar sudah dalam kondisi tewas dengan mengalami luka di kepalanya.

Korban yang diduga korban tabrak lari itu berinisial Utar (50) warga Lokdalam Kecamatan Angkinang, HSS yang biasa berjualan buah pisang ke wilayah Negara.

Diduga, korban mengalami kecelakaan saat akan menuju ke Negara untuk menjual buah pisang. Dalam perjalanannya, korban mengalami musibah kecelakaan hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming MNC TV Timnas U-16 Indonesia vs Australia Piala AFC U-16 2018

Baca: Live Streaming MNC TV - Susunan Pemain Timnas U-16 Indonesia vs Australia di Piala AFC U-16 2018

Kasat Lantas Polres HSS AKP Dana Setyana membenarkan dengan peristiwa adanya korban yang diduga korban tabrak lari di Jalan Provinsi Desa Bangkau Kecamatan Kandangan.

"Korban mengalami luka di bagian kepala. Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dan diduga akibat korban tabrak lari," katanya.

Saat kejadiannya, dikatakannya tidak ada saksi yang melihat karena diduga kejadian berlangsung pada dini hari. Namun pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku yang diduga penabraknya. (banjarmasinpost.co.id/Rian).

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved