Berita Kotabaru

Air Bersih Lapas Kotabaru Disuplai Menggunakan Tangki BPBD, Layanan Air Pakai Tangki Gratis

Beberapa wilayah tidak bisa terlayani air bersih melalui pipanisasi, untuk distribusi PDAM terpaksa menggunakan mobil tangki

Air Bersih Lapas Kotabaru Disuplai Menggunakan Tangki BPBD, Layanan Air Pakai Tangki Gratis
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Setok air baku perusahaan daerah air minum (PDAM) Kotabaru terus dalam kondisi kritis. Bahkan beberapa wilayah sudah tidak bisa terlayani melalui distribusi pipanisasi.

Beberapa wilayah tidak bisa terlayani air bersih melalui pipanisasi, untuk distribusi PDAM terpaksa menggunakan mobil tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca: Top 5 Instansi Vertikal Paling Diincar Pendaftaran CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id, Kemenkumham?

Dari beberapa wilayah tidak terlayani pipanisasi, menyusul terus menurunnya tekanan air imbas setok air baku kian kritis. Di antaranya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru.

"Sudah dua hari ini. Dua tanki sehari. Disuplai menggunakan tanki BPBD masing-masing kapasitas 5.000 liter," kata Direktur PDAM Noor Ipansyah, Selasa (2/10/2018).

Baca: Jadwal & Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Valencia Liga Champion Live RCTI dan K-Vision

Baca: Disporapar Targetkan Peningkatan Kunjungan Wisata Alam Goa Liang Kantin, Dalamnya Unik

Menurut Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id, distribusi air bersih menggunakan armada mobil tanki. Selain untuk melayani kebutuhan air bersih warga binaan di Lapas Kelas II B Kotabaru.

Pihaknya, juga menunggu permintaan warga yang akan diakomodir oleh ketua RT. Karena ada beberapa wilayah lainnya sudah tidak terlayani jaringan perpipaan.

Antara lain pelanggan di kawasan jalan Simpang Karya, Selokayang, dan kawasan sekitar pangkalan pendaratan ikan (PPI).

"Kita masih menunggu laporan warga. Selain sebagian rata-rata masih terlayani bergilir. Kecuali daerah yang tinggi dan terjauh dari IPA (instalasi pengolahan air) yang sudah tidak mengalir karena air tidak bertekanan," jelas Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id.

Untuk itu, tambah dia, untuk pelayanan melalui armada tanki selanjutnya masib menunggu permintaan warga yang di koordinir RT setempat.

"Terutama yang tidak mampu lagi dilayani PDAM melalui jaringan perpipaan," ujarnya.

Baca: Lokasi Perekam Video Asusila UIN Bandung Terbongkar, Benarkah Perekam Video Mesum Cewek?

Baca: Heboh Video Mesum UIN SGD Bandung Viral, Perekam Video Masih Misterius, Diduga Seorang Perempuan

Adapun mekanismenya, ketua RT mengkoordinir warganya dan mengatur jadwal kedatangan tangki air bersih serta penyiapan wadah penampungan masing-masing warga.

Permohonan disampaikan disampaikan ke PDAM atau BPBD, setelah ada rekomendasi PDAM ke BPBD.

"Layanan bantuan air bersih melalui tangki BPPD ini gratis," jelasnya.

Terpisah, sementara yang masih normal mengalir, tanpa gilir karena sumber air bakunya masih cukup adalah IPA Tirawan dan Gunung Pemandangan dari air baku embung Tirawan.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved