Berita Tanahlaut

Api Kebakaran Lahan Lumat Warung Pedagang Atap Daun di Gunungraja, Begini Kondisinya

Satu buah warung menjaja atap daun dan pohon galam ludes dilalap api akibat kobaran api dari lahan semak belukar.

Api Kebakaran Lahan Lumat Warung Pedagang Atap Daun di Gunungraja, Begini Kondisinya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kebakaran lahan di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang dan Desa Pandahan Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan berhasil dipadamkan regu pemadam gabungan, Selasa (2/10/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Kebakaran lahan di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan berhasil dipadamkan regu pemadam gabungan, Selasa (2/10/2018).

Nahas satu buah warung menjaja atap daun dan pohon galam ludes dilalap si jago merah akibat kobaran api dari lahan semak belukar tak jauh dari warung tersebut.

Untungnya, warung itu tidak dihuni pemiliknya karena sedang berada di Banjarmasin. Dagangan atap daun dan pohon galam untuk tiang itu hanya dijaga pembantunya, warga Desa Gunungraja.

Kebakaran lahan dan warung itu di sisi jalan nasional itu sempat membuat arus lalu lintas mengalami perlambatan karena Kabut asapnya menyelimuti jalan dan sebagian api menyeberang jalan membakar semak.

Baca: Prediksi & Jadwal Live Juventus vs Young Boys Liga Champion Malam Ini di RCTI

Baca: Lokasi Perekam Video Asusila UIN Bandung Terbongkar, Benarkah Perekam Video Mesum Cewek?

Baca: Heboh Video Mesum UIN SGD Bandung Viral, Perekam Video Masih Misterius, Diduga Seorang Perempuan

Beruntung, regu pemadam kebakaran gabungan tiba di lokasi kebakaran sehingga dampak kebakaran lahan tidak meluas melihat rumah kosong di seberang jalan.

Kepala Desa Gunungraja, Samsiar mengatakan kerugian akibat kebakaran lahan itu menghanguskan satu warung yang biasanya digunakan untuk menjaja atap daun rumbia dan pohon galam.

Samsiar berharap regu pemadam kebakaran lahan dan kebakaran permukiman jika dihubungi masyarakat segera merespon dan bergerak melakukan pemadaman agar kerugian tak besar.

"Untung saja warung itu tidak ada penghuninya. Saya khawatir jika terjadi korban jiwa dalam kebakaran tersebut," katanya.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanahlaut, Suriansyah yang berada di lokasi kebakaran mengaku ada empat titik panas yang ditanggulangi.

Menurutnya, dari empat titik panas itu, dua titik panas di Desa Batibati, satu titik di Desa Pandahan dan satu titik di Desa Gunungraja.

"Gunungraja ini ditanggulangi karena satu warung terbakar akibat kebakaran lahan," katanya.(banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved