Kriminalitas Banjar

Mengaku Sering Lihat Film Dewasa, Pria Asal Martapura Barat Ini Lakukan Pencabulan Hingga 6 Kali

Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Kini insiden tersebut terjadi di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat

Mengaku Sering Lihat Film Dewasa, Pria Asal Martapura Barat Ini Lakukan Pencabulan Hingga 6 Kali
banjarmasin post group/ isti rohayanti
Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Kini insiden tersebut terjadi di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Kini insiden tersebut terjadi di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Kasus tersebut, saat ini telah ditangani oleh pihak Kepolisian Martapura Barat.

Tersangka, yakni Faturrahman (21) yang kini berada dalam sel tahanan akibat kasus pencabulan itu hanya bisa pasrah.

Wajahnya Nampak lesu dan tubuhnya terlihat lunglai ketika dibawa ke ruangan Kanit Reskrim Martapura Barat, Jalan Martapura Lama, Desa Sungai Rangas Ulu, Selasa (2/10/2018).

Baca: Viral Video Mesum Mahasiswa UIN, Pihak Kampus Membenarkan

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Dihentikan untuk Wilayah Sulteng Usai Gempa Donggala, Ini Link sscn.bkn.go.id

Perihal kasus pencabulan yang sudah dilaporkan ke polisi oleh korban, Bunga (nama samaran) usia 16 tahun dan merupakan siswi  SMA di Kabupaten Banjar, Faturrahman mengaku berani melakukannya karena terlalu sering menonton film beradegan dewasa.

Sehingga lelaki yang kerja serabutan tersebut terobsesi untuk menyetubuhi perempuan.

Tak tanggung-tanggung, ia mengatakan telah melakukan hubungan intim itu sebanyak enam kali.

Baca: Mobil Penyerang Persija Marko Simic Tabrak Mobil Polisi, Begini Kondisinya

Baca: BKN Beberkan Tips Sukses Login Akun Pendaftaran CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id, 90 Ribu Diverifikasi

Baca: Lagi, Gempa Bumi Guncang Donggala Hari Ini Selasa (2/10/2018), BMKG: 5 SR dan 3,8 SR

Disampaikan oleh Kanit Reskrim Martapura Barat, Bripka Yohanes, saat ini pengakuan tersangka, yakni Faturahman masih berubah-ubah. Sehingga pihaknya terus melakukan penyidikan atas kasus tersebut.

“Menurut tersangka,ia melakukan itu karena terobsesi dari film-film beradegan dewasa yang sering ia lihat dan ingin merasakan. Karena terkendala biaya, kemudian ada kesempatan itu, melihat korban mandi di belakang rumah dan hanya mengenakan handuk, kemudian terjadilah,” terang Bripka Yohanes.

Baca: Penjelasan BMKG Soal 4 Gempa Bumi yang Mengguncang Sumba NTT Hari Ini Selasa (2/10)

Baca: BMKG Pastikan 4 Gempa di Sumba Timur Tak Berpotensi Tsunami, Getarannya Terasa di NTB

Pihaknya pun sudah melakukan visum terhadap korban pasca laporan dilakukan oleh orangtua korban pada Senin (1/10/2018) kemaren. Sementara pelaku langsung di tangkap di rumahnya Desa Handil III penggalaman, sekitar pukul 18.30 Wita pada hari yang sama.

Dari pengakuan korban berdasarkan laporan di kepolisian, insiden pencabulan tersebut terjadi pada pertengahan Mei 2018 lalu.

(banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved