Berita Banjarmasin

Perda Hanya Mengatur Maksimal Tiga Tahun, Penghuni Rusunawa Ini Sudah Mencapai 10 Tahun

Jika dibandingkan dengan harga sewa di tempat lain, jelas harga rusunawa milik Pemko Banjarmasini ini paling miring.

Perda Hanya Mengatur Maksimal Tiga Tahun, Penghuni Rusunawa Ini Sudah Mencapai 10 Tahun
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina saat memantau Rusunawa Ganda Maghfirah di Jalan Tembus Mantuil, Kelayan Selatan, Banjarmasin Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Ganda Manghfirah di Jalan Tembus Mantuil kini kondisinya mulai bocor. Meski bocor, penghuni di sana masih tetap memilih rusunawa ini sebagai tempat tinggal.

Alasannya, karena biaya sewa yang terlampau murah. Jika dibandingkan dengan harga sewa di tempat lain, jelas harga rusunawa paling miring. Nurul Abdah, sudah 10 tahun menghuni rusunawa ini. Warga Kelayan A ini mengaku, tertolong dengan adanya rusunawa murah.

Ia hanya mengeluarkan kocek Rp 160 ribu per bulan untuk tinggal di block A lantai dua. Menurutnya, harganya sesuai dan murah. Meski demikian, ia tak menampik jika rusunawa ini sering bocor. “Banyak juga yang pindah. Saya masih disini saja,” katanya.

Hal serupa juga dikatakan Jaleha. Ibu rumah tangga ini mengaku tinggal di sana sudah mencapai sembilan tahun. “Ya mau pindah ke mana lagi. Kami tinggal di sini saja,” katanya.

Baca: Hilda Fitria Kekasih Billy Syahputra, Terungkap Pernah ‘Dihipnotis’ Uya Kuya, Pilih Cowok Jelek Kaya

Baca: Jadwal Liga Champions Siaran Langsung RCTI & K-Vision Manchester United vs Valencia, Pogba Main

Sebenarnya, dalam Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) mengatur mengenai jangka waktu maksimal penghuni rusunawa.

Batas maksimal yang diatur dalam perda yakni hanya tiga tahun. Yakni pada pasal 26 tentang Batas Waktu Penghunian ayat (1) dan (2) yang berisi batas waktu penghunian rumah susun adalah tiga bulan. Penghuni yang telah sampai pada batas waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal ini dapat mengajukan perpanjangan maksimal tiga tahun dan tidak dapat memperpanjang kembali.

Namun, pada pasal 26 ayat (3) membolehkan lagi perpanjangan sebagaiana dimaksud pada ayat (2) pasal ini dapat diberikan, apabila selama menghuni telah memenuhi persyaratan sebagaiana dimaksud dalam pasal 9, pasal 20, dan pasal 21.

“Kami maunya memang mereka menyewa di sini dengan harga murah. Harapannya, selain menyewa mereka juga bisa mempersiapkan untuk membangun rumah. Namun, memang kemampuan warga masih belum bisa. Mungkin nanti akan kami terapkan,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Banjarmasin, Ahmad Fanani Syaifudin, saat menemani Wali Kota Banjarmasin, memantau rusunawa Ganda Maghfirah, Selasa (2/10/2018).

Baca: Prediksi, Statistik & Jadwal Live RCTI Juventus vs Young Boys di Liga Champions Malam Ini

Baca: Hasil Tes Kelayakan 70 Kepsek SD dan SMP di Batola Dikirim ke LPP Kepala Sekolah di Solo

Persoalan bocor sepertinya bakal ditanggapi cepat oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Pemko bakal melakukan perbaikan tahun depan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Tahun ini pihaknya masih melakukan pendataan bagian mana yang rusak. Pihaknya sudah melakukan pembuatan  detailed engineering desain (DED) dengan anggaran Rp 98 juta.

Dibeberkannya, dari tiga blok Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Ganda Maghfirah di Jalan Tembus Mantuil No 22 Banjarmasin Selatan totalnya berjumlah 291 unit. Rinciannya, blok A 96 unit, blok B 96 unit, blok C 99 unit.

Dari semua unit hanya 70 persen berpenghuni atau 203 unit rumah. Sedangkan 98 tak berpenghuni alias kosong.

“Kami terpaksa mengosongkan sebelum perbaikan. Untuk daftar tunggu ada 50 kepala keluarga. Tahun depan akan kami perbaiki lagi sebesar Rp 1 miliar. Untuk tahun ini hanya pengecatan di block A da B dengan anggara sebesar RP 340 juta ,” ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved