Banjarbaru Berinovasi

Langkah Brilian, Wali Kota Nadjmi Instruksikan BKO Karhutla

Dengan personel lapangan yang berjumlah 10 orang memang sangat terbatas dibackup oleh TNI, Polres Banjarbaru dan teman teman Damkar

Langkah Brilian, Wali Kota Nadjmi Instruksikan BKO Karhutla
HO/Humas Pemko Banjarbaru
Wali kota Banjarbaru Nadjmi Adhani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sedikitnya, 560 hektare lahan di Banjarbaru telah terbakar. Terbakarnya lahan yang sebagian besar berupa lahan gambut ini, mengakibatkan penanganannya berlipat ganda, selain itu dampaknya juga multi efek.

Selain membuat suhu menjadi lebih panas, asap yang keluar juga bertambah. BPBD Kota Banjarbaru, meski sudah mendapat bantuan tenaga dari pihak TNI dan Polri serta relawan Damkar, penanganan kebakaran di Kota Berkarakter ini cukup kewalahan.

PIt Kepala BPBD Kota Banjarbaru, Ahmad Syarief Nizami mengatakan dengan personel lapangan yang berjumlah 10 orang memang sangat terbatas, untunglah dibackup oleh TNI, Polres Banjarbaru dan teman teman Damkar. Itu juga sudah kewalahan.

Titik api yang muncul terkadang tidak hanya siang hari tapi bisa timbul di malam hari. Namun, ia sangat berterima kasih kepada Wali kota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani, karena terhitung mulai hari ini, SKPD yang ada di Kota Banjarbaru, diinstruksikan agar minimal dua pegawainya untuk di BKO (Bawah Kendali Operasi) atau diperbantukan ke BPBD Kota Banjarbaru untuk ikut membantu menangani kebakaran lahan yang terjadi.

"Dengan instruksi beliau (Walikota Banjarbaru), agar setiap SKPD mengirim staffnya untuk ikut piket dalam penanganan Karhutla, adalah sebuah terobosan brilian dan bukti keseriusan Walikota dalam menangani Karhutla di Kota Banjarbaru," ucap Nizam.

Jadi, dengan instruksi itu tiap skpd menugaskan 2 - 4 staf nya untuk BKO ke tim posko bpbd kota Banjarbaru. " Bertugas tiap hari 24 jam sesuai jadwal sampai akhir bulan ini. Selain bantu tangani karhutla juga menumbuhkan jiwa korsa sesama skpd, saling bantu bila ada skpd yang sedang bekerja keras dalam suatu pekerjaan," katanya.

Sementara itu, Wali kota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani, menegaskan saat Rapat Koordinasi rutin tadi pagi, penanganan kebakaran lahan di Kota Banjarbaru harus menjadi tanggung jawab bersama dengan Ieading sector BPBD Kota Banjarbaru.

Diharapkan dengan tambahan tenaga BKO dari SKPD SKPD bisa mempercepat penanganan Karhutla di Banjarbaru.

"Jadi tiap SKPD kita instruksikan untuk mem BKO (perbantukan) 2 atau 4 orang staffnya ke posko penanggulangan bencana, dalam sehari ada dua SKPD yang kita instruksikan untuk mengirim kesana," tegas Nadjmi Adhani.

Dengan adanya tenaga tambahan, Nadjmi berharap penanganan Karhutla diwilayahnya bisa lebih efektif lagi. "Semoga kebakaran Iahan ini bisa cepat kita atasi, perlu dukungan semua pihak agar bencana kebakaran ini bisa kita tangani," ucap Nadimi Adhani. (*/AOL)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved