Berita Tanahlaut

Netralitas Penyelenggara, Pengawas dan Pengamanan Pemilu 2019 di Tanahlaut Dideklarasikan

Netralitas penyelenggara, pengawas dan pengamanan kegiatan tahapan Pemilu 2019 dideklarasikan di Balairung Tuntungpandang.

Netralitas Penyelenggara, Pengawas dan Pengamanan Pemilu 2019 di Tanahlaut Dideklarasikan
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Bupati Tanahlaut Sukamta pada Rapat Koordinasi Pemilu Legislatif, Pemilu Presdien-Wakil Presiden Tahun 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Netralitas penyelenggara, pengawas dan pengamanan kegiatan tahapan Pemilu 2019 dideklarasikan di Balairung Tuntungpandang, Pelaihari, Rabu (3/10/2018).

Bentuk netralitas itu masing-masing pemangku kepentingan menandatangani baliho deklarasi netralitas Pemilu 2019. Bupati Tanahlaut, Sukamta dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahlaut, Syahrian Nurdin turut menyaksikan.

Sebelumnya, berlangsung rapat koordinasi yang melibatkan tiga pilar di tingkat desa, yaitu para kepala desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se Kabupaten Tanahlaut.

Dalam rapat koordinasi itu, Bupati Tanahlaut, perwakilan KPU Kabupaten Tanahlaut, Kapolres Tanahlaut dan Dandim 1009 Pelaihari, bergantian menjadi pembicara sekaligus memberikan arahannya.

Bupati Tanahlaut Sukamta mengatakan tiga pilar, Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan di masyarakat perdesaan.

Baca: Diduga Ngantuk, Pengendara Asal Garut Jawa Barat Tewas Tabrak Pohon Peneduh di Tambangulan

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Diperpanjang, Ini Alasan BKN Beri Waktu Hingga 15 Oktober

Baca: 5 Fakta Shabrina Ayu, Cewek Cantik yang Gantikan Posisi Ariel Tatum di Hati Ryuji Utomo

Tensi tinggi akan terjadi dalam pemilihan presiden. Sukamta berharap tiga pilar mampu menjaga situasi kondisi di wilayah masing-masing agar perbedaan pilihan tidak menimbulkan perpecahan.

"Saya meminta tiga pilar memberikan pendewasaan bagi masyarakat dalam memilih wakil rakyat dalam pemilu legislatif," katanya.

Dandim 1009 Pelaihari, Letkol Inf Bagus Budi Adrianto mengapresiasi rapat koordinasi itu sebagai upaya menyamakan persepsi untuk penyelenggaraan pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

Bagus Budi Adrianto meminta peserta rapat koordinasi selalu melakukan update secara akurat perkembangan wilayahnya dan melakukam pemetaan kerawanan politik di tingkat desa atau kelurahan.

Sementara, Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan mengatakan Tanahlaut sukses melaksanakan Pemilihan Kepala Desa 2017, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut 2018, berkah kerjasama semua pemangku kepentingan.

Meski begitu ancaman dan tantangan dalam pemilu 2019 perlu diantisipasi dengan tiga pilar giat melakukam imbauan pada daerah titik rawan pemilu. Selalu berkoordinasi dalam penertiban APK dan melakukan antisipasi pada pendistribusian logistik.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Napoli vs Liverpool Liga Champions Malam ini, Live K Vision

Baca: Fakta Kebenaran Dibalik Heboh Lebam di Wajah Ratna Sarumpaet, Sedot Lemak Hingga Bohongi Anak

Baca: Pembakar Lahan Kabur, Polisi Amankan Pemilik Lahan di Desa Gunungraja

Perwakilan KPU Kabupaten Tanahlaut, Kamaruzzaman menegaskan tahapan Pemilu sudah berjalan, yaitu tahapan pencalonan dan masa kampanye.

Mantan Ketua KPU Kabupaten Tanahlaut itu mengaku kampanye di media sosial paling gencar dilakukan di Kabupaten Tanahlaut. Untuk itu, Kamaruzzaman meminta agar tim kampanye mendaftarkan akun media sosial jejaring yang diberdayakan sebagai alat kampanye. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved