Berita Tanahlaut

Pembakar Lahan Kabur, Polisi Amankan Pemilik Lahan di Desa Gunungraja

Belakangan, anggota Posko Aju Karhutla mengamankan seorang warga Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang untuk dimintai keterangan.

Pembakar Lahan Kabur, Polisi Amankan Pemilik Lahan di Desa Gunungraja
ist
Seorang pria diduga pemilik lahan diperiksa di Mapolsek Tambangulang, pasca kebakaran lahan di Desa Gunungraja, Rabu (3/10/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Langkah tegas dijalankan Satuan Sabhara Polres Tanahlaut yang bertugas di Posko Aju Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, personel Posko Aju mslakukan patroli di wilayah Desa Gunungraja, menemukan kepulan asap dari pertanian.

Belakangan, anggota Posko Aju Karhutla mengamankan seorang warga Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang untuk dimintai keterangan.

Baca: Sutopo Pernah Unfollow Raisa, Kini Takut Terjebak Nostalgia, Serba Salah & Jatuh Hati

Pasalnya, lahan yang terbakar di wilayah Desa Gunungraja, merupakan lahan milik warga Desa Pulausari, bernama Muhammad Thabrani.

Polisi mendapatkan nama Muhammad Thabrani dari keterangan Kepala Dusun di Desa Gunungraja. Oleh polisi, alamat tinggal Thabrani didatangani untuk dikonfirmasi.

Thabrani mengaku lahan itu sedang disewa Fahrul, warga Desa Benuaraya, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut. Fahrul diduga kabur begitu polisi mendekati lahan yang digarapnya terbakar.

Baca: Jadwal Piala Asia U-19 2018 - Kans Timnas U-19 Indonesia Balas Kekalahan Timnas U-16 dari Australia

Baca: Keterangan Resmi BMKG Soal Ramalan Gempa Jakarta 8,9 SR Disertai Tsunami Setinggi 5 Meter yang Viral

Baca: Caleg 2918 Tertukar, Ketua PBB Kalsel Perkarakan KPU Kalsel hingga Diadjudikasi

Kasatsabhara Polres Tanahlaut, AKP Riswiadi mengatakan kegiatan patroli anggota Posko Aju Karhutla Polres Tanahlaut yang mengamankan seorang warga Desa Pulausari.

"Masih dimintai keterangan di Polsek Tambangulang. Saat ini kita melakukan penindakan terhadap pembakar lahan. Polisi turut memadamkan juga menindak pembakar lahannya," kata Riswiadi.

Sementara itu, Kapolsek Batibati, Iptu Matnur mengaku sudah membolehkan Hamzah, warga RT 1 Desa Pandahan, Kecamatan Batibati.

Itu setelah mendapat petunjuk pimpinan, dan ketetangan dari Kepala Desa Pandahan, bahwa warganya itu ingin mengindari kebakaran lahan melanda lahannya.

"Kita sudah minta klarifikasi membakar lahan. Sudah kita pulangkan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help