Berita Tanahbumbu

Sudah 72 Hektare Lahan Yang Terbakar di Tanbu, Ini Wilayah Rawan Karhutla di Tanbu

Beberapa hari belakangan kebakaran di beberapa titik muncul sehingga jajaran pemadam kebakaran harus bekerja ekstra.

Sudah 72 Hektare Lahan Yang Terbakar di Tanbu, Ini Wilayah Rawan Karhutla di Tanbu
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Asap tebal dari kebakaran lahan di Mabuun, Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kebakaran hutan dan lahan terus terjadi tak terkecuali di Kabupaten Tanahbumbu. Beberapa hari belakangan kebakaran di beberapa titik muncul sehingga jajaran pemadam kebakaran harus bekerja ekstra.

Sejumlah wilayah yang dianggap rawan kebakaran adalah wilayah kecamatan Batulicin dan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu.

Kebakaran terjadi karena beberapa faktor sehingga menyulitkan pemadam kebakaran untuk memadamkn wilayah yang sulit diajngkau dan akhirnya meluas.

Baca: Sutopo Pernah Unfollow Raisa, Kini Takut Terjebak Nostalgia, Serba Salah & Jatuh Hati

Hingga saat itu, sudah puluhan hektar lahan yang terbakar. Meski dapat dikuasai, namun api selalu muncul di kawasan yang tak terduga terutama dilahan yang rawan kebakaran yang apabila terkena bekas rokok akan langsung menyala.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu, Eryanto Rais, Rabu (3/10/18) mengatakan sejumlah wilayah sudah mengalami kebakaran lahan dan hutan di Tanbu. Namun, hingga saat ini tidak ada korban jiwa dan semoga tidak ada korban.

"Saat ini sudah sebanyak 72 hektare lahan yang sudah terbakar di wilayah Tanahbumbu," katanya.

Baca: Live Streaming Liga Champions! Live Streaming PSG vs Crvena Zvezda via Live Streaming RCTI

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Napoli vs Liverpool Liga Champions Malam ini, Live K Vision

Eryanto Rais juga mengatakan, saat ini lahan yang terbakar memang lahan yang sangat mudah terbakar sehingga masyarakat seharusnya bisa menjaga bersama-sama. Sebab, kebakaran lahan akan sulit muncul bila masyarakatnya tidak membakarnya atau membuang puntung rokok sembarangan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan atau membakar lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran besar. Karena bila kebakaran asap yang ditimbulkan juga tidak baik bagi kesehatan kita," katanya.

Saat ini, memang sudah ada posko-posko di tiap kecamatan. Namun, peran masyarakat sangat penting menginformasikan dan meminimalisir kebakaran lahan dan hutan.

"Ini bukan tugas pemerintah saja tapi tugas bersama untuk meminimalisir angka kebakaran hutan dan lahan wilayah Bumi Bersujud ini," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help