Berita Tanahlaut

Aksi Organisasi Buruh Datangi Kantor Bupati Tanahlaut Diadang Polisi

Puluhan anggota organisasi buruh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kalimantan Selatan mendatangi Kantor Bupati Tanahlaut

Aksi Organisasi Buruh Datangi Kantor Bupati Tanahlaut Diadang Polisi
istimewa/ warganet untuk bpost
Puluhan anggota organisasi buruh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kalimantan Selatan mendatangi Kantor Bupati Tanahlaut, Kamis (4/10/2018) sekitar pukul 11.30 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Puluhan anggota organisasi buruh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kalimantan Selatan mendatangi Kantor Bupati Tanahlaut, Kamis (4/10/2018) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kedatangan mereka melaksanakan aksi damai menyerukan penyelenggara, pengawas dan pengamanan Pemilu 2019 menjaga netralitas.

Usai berorasi, lima perwakilan dari pengunjukrasa diperkenankan memasuki Kantor Bupati Tanahlaut untuk bertemu dengan wakil pemerintah.

Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahlaut, Bambang Kusudarisman, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Masturi Sulaiman serta Kasat Intelkam Polres Tanahlaut, AKP Teguh Siswoyo.

Baca: Ini Reaksi Presiden Jokowi Soal Kebohongan Publik yang Dilakukan Ratna Sarumpaet

Baca: Waktu Persis Terjadinya Tsunami di Palu Akhirnya Terungkap, BIG : Ketinggian Tsunami Lebihi 6 Meter

Wagimun, Sekretaris KSBSI Kalimantan Selatan sekaligus penanggungjawab unkukrasa, mengaku aspirasi para buruh sudah disikapi Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dalam hal menjaga situasi Pemilu 2019 berjalan damai.

Sebenarnya, ungkap Wagimun aksi para buruh hanya meminta sikap netralitas pemerintah dalam Pemilu 2019, para buruh melawan pemecah belah bangsa, menolak informasi hoax dan para buruh cinta NKRI.

"Setelah kami diterima di dalam kantor Bupati Tanahlaut, pesan inti kami sampaikan bahwa anggota KSBSI meminta agar perusahaan daerah Baratala Tuntungpandang membayar gaji karyawan sesuai hasil keputusan Pengadilan Hubungan Industrial Banjarmasin.

Tuntutan lainnya, meminta Pemerintah Kabupaten Tanahlaut agar menegur perusahaan kelapa sawit yang tidak membayar pesangon para mantan karyawan hingga 15 tahun ini," kata Wagimun.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Instansi Ini Sepi Peminat Padahal Gajinya di Atas 10 Juta

Baca: Reaksi Rio Dewanto Atas Kebohongan Ibu Mertuanya, Ratna Sarumpaet, #SaveRioDewanto

Aksi damai para buruh di halaman Kantor Bupati Tanahlaut itu dikawal dan dijaga Satuan Sabhara Polres Tanahlaut.

Menariknya, jumlah polisi yang mengawal lebih banyak dari para peserta aksi damai sehingga membuat kalangan pengawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tanahlaut tak merasa khawatir.

"Lebih banyak polisi dari para pengunjukrasa. Aksinya juga tidak lama paling hanya sekitar 20 menit. Lima orang perwakilan diterima berdialog," katanya Novita, resepsionis Kantor Bupati Tanahlaut.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved