Kriminalitas Batola

Hery Sasmita Jalani Sidang Pembacaaan Tuntutan, Ini Tuntutan Hukum yang Diajukan Jaksa

Kabag Humas Pemkab Batola non aktif Hery Sasmita terdakwa dugaan kasus pemukulan dituntut 10 bulan penjara, Kamis (4/10/18)

Hery Sasmita Jalani Sidang Pembacaaan Tuntutan, Ini Tuntutan Hukum yang Diajukan Jaksa
banjarmasin post group/ edi nugroho
Sidang tuntutan Kabag Humas Pemkab Batola non aktif Hery Sasmita terdakwa dugaan kasus pemukulan H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), Kamis (4/10/18) sekitar pukul 13:00 Wita di Pengadilan Negeri Marabahan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kabag Humas Pemkab Batola non aktif Hery Sasmita terdakwa dugaan kasus pemukulan H Nuri Al Banjari atau H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), dituntut 10 bulan penjara, Kamis (4/10/18) sekitar pukul 13:00 Wita di di Pengadilan Negeri Marabahan.

Tuntutan hukuman 10 bulan penjara itu disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Panji Answinartha dan dua hakim anggota, Petrus Nico Cristian dan Damar Kusuma Wardhana.

Di dalam persidangan, jaksa Tri Satrio Wahyu Murti menilai, terdakwa Hery Sasmita telah melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan. Selain hukuman penjara, JPU juga meminta majelis hakim untuk membebankan biaya perkara sebesar Rp2.500.

Baca: Ternyata Ada Jalan Longsor di HSU, BPBD : Longsornya Sampai Ratusan Meter

Baca: Ini Reaksi Presiden Jokowi Soal Kebohongan Publik yang Dilakukan Ratna Sarumpaet

Usai jaksa pembacaan tuntutan,penasihat hukum Hery Sasmita, yakni Syaiful Bahri SH meminta agar majelis hakim memberikan kesempatan dirinya untuk menyampaikan nota pembelaan, meskipun agendanya adalah sidang berikutnya.

Syaiful Bahri yang membacakan nota pembelaan tertulis menilai, sebenarnya kasus adalah perkara yang biasa, dan bobotnya juga juga biasa-biasa saja. Hanya saja Hery Sasmita saat itu menjabat Kabag Humas dan Protokol Batola sehingga beritanya menjadi besar.

“Dampaknya Hery Sasmita dan keluarga menerima beban yang luar biasa,” katanya.

Dijelaskan Syaiful, meskipun kliennya, yakni Hery Samita itu setuju dengan pasal yang dikenakan, yakni pasal 351 ayat (1), namun tetap mengharapkan keringanan hukuman dari majelis hakim.

Baca: Nissa Sabyan Menyanyi Dangdut Bikin Warganet Bereaksi Seperti Ini, Penasaran Cek di Sini

Baca: Jadwal Ujicoba Timnas U-19 Indonesia Jelang Piala Asia U-19 2018 - Lawan Arab Saudi & Yordania

“Selama ini terdakwa Hery Sasmita dan korban H Nuri sudah saling memaafkan.

Bahkan korban, H Jainuri, telah memaafkan Hery Sasmita dunia dan akhirat,” katanya.

Menurut Syaiful, baik terdakwa Hery Samita dan korban pemukulan H Nuri masih ada hubungan saudara, yakni sebagai kakek dan cucu. Bahkan, Hery Sasmita juga sudah bersedia membayar biaya berobat korban di rumah sakit RSUD Abdul Azis sebesar Rp4 juta.

(banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved