Berita Banjar

Kebakaran Lahan, Pasien RSJ Sambang Lihum Tiap Hari Hirup Kabut Asap

Kobaran api masih terus membara pada sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Banjar. Di antaranya di sekitar RSJ Sambang Lihum

Kebakaran Lahan, Pasien RSJ Sambang Lihum Tiap Hari Hirup Kabut Asap
Istimewa/ kiriman Anton Kuswoyo
Ilustrasi 

BANJARMASINPOT. CO. ID, MARTAPURA - Kobaran api masih terus membara pada sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Banjar. Di antaranya di sekitar Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum di kawasan Jalan Gubernur Soebarjo, Gambut.

Pantauan BPost, Kamis (4/10/2018) pagi hingga siang, api berkobar di lima tempat, di area hutan galam setempat. Sebagian berada di deretan RSj Sambang Lihum, dan sebagian lagi di area seberang jalan.

Petugas pemadam berjibaku berupaya memadamkan kobaran api. Dua unit helikopter pemadam dikerahkan guna memaksimalkan upaya memadamkan kobaran api nampak cepat membesar dan menyebar karena keringnya tanaman dan adanya angin yang kadang bertiup agak kencang.

Baca: Ini Reaksi Presiden Jokowi Soal Kebohongan Publik yang Dilakukan Ratna Sarumpaet

Baca: Waktu Persis Terjadinya Tsunami di Palu Akhirnya Terungkap, BIG : Ketinggian Tsunami Lebihi 6 Meter

Pada beberapa tempat di sepanjang jalur Jalan Gubernur Syarkawi, jarak pandang terganggu oleh saputan asap dari kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di kanan kiri badan jalan poros setempat.

Pengendara yang melintas di area seputaran asap, umumnya memelankan laju kendaraan bermotornya guna memperkecil risiko kecelakaan lalu lintas.

Bagaimana tidak, jarak pandang cuma sejauh sekitar 10 meter. Ini karena di beberapa tempat, api berkobar sangat dekat dengan badan jalan, bahkan ada yang mulai sampai ke tepian jalan raya tersebut.

Direktur RSJ Sambang Lihum dr Dharma Putra mengakui karhutla yang terjadi di sekitar tempat kerjanya cukup berisiko terhadap para pasien. Pasalnya, belakangan ini asap terasa makin pekat, terutama tiga hari lalu.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Instansi Ini Sepi Peminat Padahal Gajinya di Atas 10 Juta

Baca: Reaksi Rio Dewanto Atas Kebohongan Ibu Mertuanya, Ratna Sarumpaet, #SaveRioDewanto

Baca: Live Fox Sports 2! Jepang vs Australia di Piala AFC U-16 2018, Balaskan Timnas U-16 Indonesia?

"Kalau hari ini sudah agak menipis asapnya. Namun meski begitu ya tetap saja kabut asap ini cukup mengganggu juga," ucap Dr Dharma, Kamis (4/10).

Dikatakannya, kabut asap paling nyata yakni menyebabkan iritasi dan memunculkan keluhan inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Namun pihaknya telah melakukan antisipasi sehingga sampai saat ini tidak ada keluhan signifikan atau tidak terjadi peningkatan penderita ISPA.

(banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti) 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help