Kriminalitas Kabupaten Banjar

Polisi Ungkap Prostitusi Via Medsos di Martapura, Tangkap Dua Pelaku, Belasan Kondom Disita

Keduanya ditangkap tim Satreskrim di sebuah hotel Jalan A Yani Kilometer 6,5 Kecamatan Kertakhanyar pada Jumat (28/9/2018).

Polisi Ungkap Prostitusi Via Medsos di Martapura, Tangkap Dua Pelaku, Belasan Kondom Disita
capture/Metro Banjar Edisi cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Disangka memperdagangkan orang. Itulah yang menyebabkan Junaidi (19) dan M Arifin (21) harus mendekam di sel tahanan dan menjalani pemeriksaan di Polres Banjar.

Keduanya ditangkap tim Satreskrim di sebuah hotel Jalan A Yani Kilometer 6,5 Kecamatan Kertakhanyar pada Jumat (28/9/2018).

Oleh penyidik, Junaidi yang merupakan warga Jalan Tembingkar Kiri RT 2 Desa Simpangempat Kertakhanyar dan Arifin warga Pemurus Dalam, Simpangempat, bakal dijerat UU Perdagangan Orang dan KUHP.

Ada pun korbannya adalah Rus alias Amel warga Desa Jelapat Baru Kecamatan Tamban Kabupaten Baritokuala.

Info didapat, mereka menawarkan Amel melalui sebuah aplikasi media sosial (mensos) dengan tarif Rp 400 ribu.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id, Instansi Ini Sepi Peminat Padahal Gajinya di Atas 10 Juta

Baca: Kebakaran di Sungai Andai, Susah Bergerak Akibat Stroke, Riduansyah Terpanggang Dalam Kamar

Baca: Simak Kronologis Pembunuhan Ini, Ternyata Orang Baik Bisa Sesadis ini Kalau Lagi Sakit Hati

Baca: Temukan Dokumen Ganda Pendaftaran CPNS 2018 di Portal Sscn.bkn.go.id? Lapor Saja ke BKN

Selain tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon seluler merek Samsung J2 Prime, merek Xiomi, uang transaksi sebesar Rp 400 ribu, satu bungkus kondom yang telah dipakai, 12 kondom lengkap dengan kotaknya, tiga lembar kuitansi pembayaran hotel dan satu kunci kamar hotel bernomor 237.

Mewakili Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, Kasat Reskrim AKP Sofyan, Rabu (3/10), menjelaskan penangkapan dilakukan anggotanya setelah melakukan penyelidikan terhadap perdagangan manusia melalui media sosial tersebut.

Penangkapan dilakukan juga menindaklanjuti informasi dari masyarakat. Petugas masih melakukan pengembangan kasus prostitusi ini.

“Terus kami kembangkan, jangan sampai prostitusi merebak di wilayah hukum Polres Banjar,” katanya. (has)

Baca lebih lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Kamis (4/10/2018)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved