Kriminalitas Banjarbaru

Televisi yang Dicuri Kembali Kepemiliknya, Ayah dan Anak Ini Terpaksa Ditembak Polisi

Televisi yang selama ini raib dicuri maling kini sudah kembali menghiasi sudut rumahnya.

Televisi yang Dicuri Kembali Kepemiliknya, Ayah dan Anak Ini Terpaksa Ditembak Polisi
Istimewa
Dua pelaku terpaksa ditembak kakinya. Dan televisi Ayub yang sudah pulang kembali. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Rumah anda kemalingan, barang berharga hilang? Jangan sungkan apalagi takut untuk intensif berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Siapa tahu keberuntungan ada berpihak dan barang kembali kepada anda.

Seperti yang dialami Ayub Susanto. Rasa bahagia dirasakannya dan dia bersyukur dan langsung mencurahkan isi hati di media sosial Facebook.

Televisi yang selama ini raib dicuri maling kini sudah kembali menghiasi sudut rumahnya.

"Rejeki itu seperti sebuah misteri, 14 Mei 2018 TV ini raib dari tempatnya. Rumah kebobolan, masuk pencuri. 02 Oktober 2018 TV ini kembali ke tempat asalnya, masih dalam keadaan utuh dan baik, setelah melalui perjalanan panjang. Terima kasih buat jajaran Polsek Kota Banjarbaru, team Buser dan Jatanras Polres Banjarbaru yang sudah membantu kami masyarakat korban pencurian. Semoga Allah swt membalas kebaikan dan melindungi tugas pian seberataan," kata Ayub.

Baca: Mulai dari Suami Bunuh istri, Habisi Teman Sebaya Hingga Dendam Lama Berujung Main Parang

Baca: Pedagang Ini Bongkar Keberadaan Ratna Sarumpaet di Bina Estetika, Bohong Banget Itu Dia

Bahkan Ayub pun menyatakan melalui media sosial bahwa memaafkan pelaku. " Buat Bapak dan Anaknya yang telah membongkar rumah kami, saya sudah memaafkan pian berdua. emoga Allah swt memberi hidayah buat pian untuk mencari pekerjaan yang halal. Mohon maaf bila kaki pian berdua terpaksa dilubangi sedikit," katanya .

Apa yang dialami Ayub ini merupakan runutan kisah dari pengungkapan yang sukses dibekuk jajaran Polres Banjarbaru. Ayah dan anak terpaksa ditembak polisi, sang anak ditembak di betis kiri dan sang ayah alami luka akibat timah panas di betis kanan karena kabur saat akan ditangkap.

Baca: Satu Pleton Polisi Disapu Tsunami di Palu, 11 Tewas dan 6 Ditemukan Selamat, Sisanya?

Baca: Kecamatan Anjir Pasar Digoyang Api, Camat Minta Warga Selalu Perhatikan Ini

Basid (40) dan Gugun (22), warga Kelayan selatan Jalan Patimura Gang Bersama, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Ya, ayah dan anak ini merupakan pelaku spesialis bongkar rumah kosong.

Minggu (19/8) pukul 23.30 tadi di komplek Grand mandastana Kecamatan Mandastana kabupaten Batola keduanya dibekuk. Saat kedua pelaku menunjukkan barang bukti yang disembunyikan malah berusaha melarikan diri.

Giat gabungan unit Buser Polres Banjarbaru dan unit Buser polres Batola dipimpin langsung oleh IPDA Alhamidie.

Keduanya melakukan pencurian dengan lima lokasi di Banjarbaru, dua lokasi kejahatan di Batola dan satu lokasi kejahatan di Banjarmasin. Basid merupakan residivis pelaku tindak pidana pencurian bongkar rumah.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved