Berita Banjar

Dinkes Kabupaten Banjar Lakukan ini untuk Tangani Kekosongan Obat

Tidak ada istilah kekosongan obat pada Puskesmas, hal itulah yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Banjar

Dinkes Kabupaten Banjar Lakukan ini untuk Tangani Kekosongan Obat
istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tidak ada istilah kekosongan obat pada Puskesmas, hal itulah yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, Jumat (5/10/2018).

Kepada Bpost, ia menerangkan, asal ada komunikasi antarpuskesmas ke Dinas Kesehatan, maka kekosongan obat itupun tidak terjadi.

Tak ia pungkiri, ada kalanya beberapa jenis obat memang tidak ada di Puskesmas, karena ketersediannya yang belum datang.

Namun itu tidak menjadi kendala, karena oleh tenaga farmasi atau apoteker di Puskesmas tersebut, obatnya diganti dengan obat yang fungsinya sama.

Baca: Formasi CPNS 2018 Menghilang di Link sscn.bkn.go.id, Pelamar Pendaftaran CPNS 2018 Resah, BKN?

Baca: Ustadz Abdul Somad Sentil Suap Seleksi CPNS, Cek Pelamar Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018

Terlebih, saat ini ia jelaskan ada bantuan dana dari Jaminan Kesehana Nasional (JKN) BPJS. Sehingga ketika obat kosong, maka Puskesmas bisa membeli obat sendiri dengan daftar yang ia ajukan ke Dinas Kesehatan.

“Untuk obat, kami melaksanakan sesuai aturan perencanaan yaitu 18 bulan. Terlepas dari 18 bulan itu, kadang kala kami terbentur dengan permasalahan nasional, kekosongan obat.” Terang Ihkwansyah.

Ketika kekosongan obat terjadi, tambahnya, hal itu terjadi diseluruh Indonesia, karena tidak tersedia di E Katalog obat yang biasa sebagai tempat pembelian.

Baca: Fadli Zon Akui Ada Penyusup di Kubu Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 Pasca Ratna Sarumpaet Berbohong

Baca: Sikap Sandiaga Uno Pasca Ratna Sarumpaet Ditangkap di Bandara Soetta, Fokus Kampanye Pilpres 2019

Sebagai bentuk antisipasi kekosongan itu, ia mengatakan adanya program JKN yang dananya bisa dimanfaatkan untuk melakukan proses pembelian obat dalam keadaan darutat.

Ia memaparkan, pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berupaya agar tidak terjadi kekosongan obat di Puskesmas. Di antaranya dengan memanfaatkan Peraturan Bupati menggunakan dana kapitasi JKN yang diperbolehkan untuk proses pembelian.

(banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved