Berita Tabalong

Melalui Posko Peduli Bencana Kodim 1008 Tanjung, PMI Tabalong Kirim 1,2 Ton untuk Korban Bencana

Selain mengirimkan tim relawan dan menggalang batua untuk membantu korban bencana Sulteng, PMI Tabalong juga menyiapkan bantuan

Melalui Posko Peduli Bencana Kodim 1008 Tanjung, PMI Tabalong Kirim 1,2 Ton untuk Korban Bencana
istimewa
Posko Peduli Bencana Kodim1008 Tanjung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Selain mengirimkan tim relawan dan menggalang batua untuk membantu korban bencana Sulteng, PMI Tabalong juga menyiapkan bantuan berupa beras.

Beras yang dikirimkan ke lokasi bencana merupakan beras lokal dari Kabupaten Tabalong dengan merek Si Wanyi yang dibeli dari Perumda Tabalong Jaya Persada.

Sekretaris PMI Tabalong, Setyawan Andri Wibowo, Jumat (5/10/2018), membenarkan pihaknya juga ada menyiapkan beras untuk korban bencana di Sulteng.

"PMI Tabalong membeli beras Si Wanyi perumda sebanyak 12 ton, untuk membantu masyarakat Sulteng yang terkena gempa dan tsunami," katanya.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Via Sscn.bkn.go.id di Instansi Pusat Ini Hanya Diisi 6 Pelamar

Selain beras, saat juga sudah banyak terkumpul barang berupa pakaian layak pakai hasil sumbangan dari masyarakat Tabalong sebanyak 40 koli.

Untuk mengirimkan logistik bantuan ini, imbuhnya, PMI Tabalong bekerjasama dengan Kodim 1008 Tanjung.

Hal ini dilakukan supaya proses pengiriman bantuan berupa logistik bisa dengan aman sampai ke lokasi bencana.

"Jadi melalui TNI, khususnya Kodim 1008 Tanjung pengiriman bisa lebih aman dan lebih terkordinir untuk pendistribusiannya ke korban yang membutuhkan," jelasnya.

Baca: Via Vallen Nyanyikan Lagu KPop Black Pink, DDU-DU DDU-DU Versi Dangdut Koplo Bikin Vyanisti Kagum

Sedangkan untuk tim relawan PMI Tabalong hari ini sudah diberangkatkan dengan rute dari Tabalong ke Banjarmasin, baru ke Balikpapan dan lanjut ke Palu

Tim yang fokus ke bantuan pelayanan kesehatan ini dari Tabalong menuju Banjarmasin menggunakan mobil, lalu ke Balikpapan menggunakan pesawat.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help