BNNK HSS

Saatnya Pelajar Tapin Secara Bersama Perangi Narkoba

Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10).

Saatnya Pelajar Tapin Secara Bersama Perangi Narkoba
BNNK HSS
Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Selatan (HSS) Maserup ME bersama dengan Plt Kepala Kesbangpol Kabupaten Tapin Gusti Rida Jaya mengadakan kegiatan Diseminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10).

Kegiatan ini merupakan salah satu hasil sinergitas antara BNNK HSS dan Kesbangpol Kabupaten Tapin dalam upaya melindungi lapisan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan Narkoba, khususnya di Kabupaten Tapin.

Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10).
Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10). (BNNK HSS)


Dalam acara ini hadir sebanyak 20 orang peserta yang terdiri dari guru pendamping dan siswa-siswi dari empat sekolah menengah atas yang ada di wilayah Kabupaten Tapin.

Mereka berasal dari SMAN 1 Rantau, SMAN 1 Tapin Tengah, SMKN 1 Rantau, dan MAN 1 Tapin. Mereka dibekali materi tentang bahaya Narkoba dan pentingnya turut serta dalam upaya pencegahan Narkoba, khususnya di lingkungan pelajar dan sekolah.

Materi ini langsung dibawakan oleh Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Hulu Sungai Selatan, M. Faisal Sidiq, SE, MP.

Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10).
Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10). (BNNK HSS)


Kesbangpol Kabupaten Tapin Gusti Rida Jaya mendukung sepenuhnya upaya BNNK HSS dalam menciptakan generasi muda Tapin yang jauh dari penyalahgunaan Narkoba.

Seperti yang diketahui, Kabupaten Tapin hampir sebagian besar daerahnya dikelilingi sungai. Letak goegrafis inilah yang berpotensi sebagai jalur peredaran gelap Narkoba yang akhir-akhir ini marak terjadi di daerah Banua enam.

Terlebih lagi Narkoba sudah mulai beredar hingga menjangkau daerah pelosok desa.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para generasi muda khususnya pelajar dapat membentengi diri untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba. Mengingat generasi muda merupakan salah satu pangsa pasar yang besar bagi pengedar Narkoba," katanya.

Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10).
Kegiatan P4GN dilaksanakan kepada pelajar dan institusi pendidikan di Aula Kesbangpol Kabupaten Tapin, Rabu (3/10). (BNNK HSS)


Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Selatan (HSS) Maserup mengatakan berdasarkan hasil Survey Nasional Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia, yang dilakukan oleh BNN bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PUSLITKES UI) pada tahun 2017, prevalensi penyalahguna Narkoba pada kelompok pelajar adalah sebesar 24%.

Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kurangnya pemahaman tentang Narkoba dan bahaya penyalahgunaannya.

Ditambah lagi dengan sifat dasar remaja yang mudah tertarik untuk mencoba hal-hal baru yang belum diketahui, sehingga memudahkan sindikat Narkoba untuk menjerumuskan para remaja dalam jerat Narkoba.

Pihaknya berharap setelah kegiatan ini para peserta dapat menjadi penggiat-penggiat Anti Narkoba di keluarga dan sekolahnya.

Sehingga outcome dari kegiatan ini bukan hanya sampai pada individu peserta saja, tetapi juga bermanfaat untuk melindungi orang-orang sekitarnya dari berbagai bentuk penyalahgunaan Narkoba.

Acara semacam ini juga sudah pernah dilakukan sebelumnya dengan menyasar kelompok masyarakat, tepatnya di Desa Banua Hanyar Hulu Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meregionalisasi daerah yang belum memiliki BNNK-nya tersendiri seperti Kabupaten Tapin (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help