Pilpres 2019

Wali Kota Ini Dicoret dari Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Ini Alasannya

Keberadaannya Wali Kota Pasuruan di tim kampanye daerah pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 dicoret.

Wali Kota Ini Dicoret dari Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Ini Alasannya
(Kontributor Pasuruan, Andi Hartik)
Wali Kota Pasuruan Setiyono saat ditemui di rumah dinasnya, Jumat (15/7/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penetapan tersangka kasus dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kepada Wali Kota Pasuruan Setiyono munculkan dampak.

Khususnya keberadaannya di tim kampanye daerah pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Sebelumnya Setiyono tercatat sebagai Koordinator Wilayah Tim Kampanye Daerah pasangan capres cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin Kota Pasuruan.

"Namanya otomatis kami coret setelah yang bersangkutaan terlibat kasus dugaan korupsi, apalagi sekarang sudah tersangka," kata Wakil Sekretaris Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, Jumat (5/10/2018).

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Sscn.bkn.go.id, Ini Formasi Sepi Peminat, Peluang Besar Gaji Besar!

Baca: Teror ke Pengurus PSSI Pasca Sanksi Persib Bandung oleh Komdis PSSI, Ada yang Diancam Dibunuh

Sebagai gantinya, yang otomatis menduduki jabatan Korwil adalah wakil Setiyono, yakni Raharto Teno Prasetyo.

"Posisi Pak Setiyono digantikan Pak Teno, wakilnya," tutur Sri Untari.

Setiyono dan Raharto Teno Prasetyo adalah pasangan kepala daerah yang memenangkan Pilkada Kota Pasuruan 2015 lalu. Pasangan ini diusung 5 partai koalisi yakni Partai Golkar, PDI-P, Gerindra, PAN, dan PPP.

Pagi tadi, KPK menetapkan Wali Kota Pasuruan Setiyono sebagai tersangka dalam dugaan kasus suap proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan pusat layanan usaha terpadu.

Selain Setiyono, 3 orang lainnya ikut ditetapkan sebagai tersangka.

Masing-masing adalah staf ahli sekaligus pelaksana harian Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo dan staf kelurahan Purutrejo, Wahyu Tri Hardianto. KPK juga menetapkan Muhamad Baqir pemilik CV M sebagai tersangka.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved