Kabut Asap

Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, BNPB Fokuskan Pemadaman Kebakaran Lahan di Sekitar Bandara

TERHITUNG dua pekan, Kalimantan Selatan tidak mendapatkan hujan sama sekali, sehingga berdampak semakin keringnya lahan

Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, BNPB Fokuskan Pemadaman Kebakaran Lahan di Sekitar Bandara
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - TERHITUNG dua pekan, Kalimantan Selatan tidak mendapatkan hujan sama sekali, sehingga berdampak semakin keringnya lahan dan berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan semakin besar.

Namun Jumat (5/10) Kota Banjarbaru dan Banjarmasin sempat diguyur hujan.

"Alhamdulillah ada hujan, setelah lima belas hari tak ada hujan sama sekali," ujar Wahyudin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov Kalsel.

Selama ini, sebut dia, pihaknya sudah maksimal melakukan pemadaman lahan terbakar.

Baca: Jadwal Siaran Ulang Journey of Syahrini, 10 Tahun Jambul Khatulistiwa di SCTV

Upaya penambahan personel pun dilakukan oleh BPBD bekerjasama dengan TNI-Polri dan damkar swasta.

Wahyudin berujar, saat ini pihaknya memprioritaskan sekitar Bandar Udara Syamsudin Noor sebagai persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kalimantan Selatan untuk Hari Pangan Sedunia.

“Kita sudah mendapat bantuan personel dari TNI-Polri sebanyak 100 orang dan dari Damkar swasta 75 orang untuk pemadaman di sekitar bandara di Guntung Damar,” ujarnya.

Baca: Ikuti Langkah BKN Untuk Temukan Formasi CPNS 2018 di Pendaftaran Sscn.bkn.go.id yang Hilang

Saat ini, memang pemadaman terus dilakukan di wilayah Guntung Damar, Guntung Payung.

Selain itu pemadaman titik api juga dilakukan di Lianganggang dan Landasanulin oleh rtim gabungan BPBD Kota Banjarbaru dan Damkar.

Selain personel di satgas darat, sebut Wahyudin, untuk satgas udara pihaknya mendapatkan tambahan heli water boombing untuk memaksimalkan pemadaman khususnya sekitaran bandara agar tidak ada kabut asap.

Baca: Peretas Akun FB Ajudan Presiden Jokowi Ternyata Narapidana Kasus Pembunuhan di LP Amuntai

“Saat ini kita sudah punya tujuh heli water boombing dan satu heli patroli. Dengan alat yang sudah memadai ini harusnya mampu mengendalikan kebakaran hutan dan lahan” ucapnya.

Selain persiapan kedatangan RI-1 menurut Wahyudin, kabut asap di sekitar bandara akan berakibat terganggunya penerbangan, dan akan berakibat pada perekonomian.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved