Ekonomi dan Bisnis

Perbankan Swiss Berbagi Data Nasabah ke Negara Lain, Nasabah Bank di Swiss Kini Bisa Diakses

Bank-bank Swiss sekarang mulai secara otomatis berbagi data nasabah atau klien dengan otoritas pajak di lusinan negara lain.

Perbankan Swiss Berbagi Data Nasabah ke Negara Lain, Nasabah Bank di Swiss Kini Bisa Diakses
kontan
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, ZURICH - Era kerahasiaan mengakses data nasabah perbankan di Swiss kini telah berakhir.  Bank-bank Swiss sekarang mulai secara otomatis berbagi data nasabah atau klien dengan otoritas pajak di lusinan negara lain.

Seperti dilansir Tribunnews dari Kontan, Sabtu (6/10/2018). perbankan Swiss selama ini dikenal dengan kerahasiaan data nasabahnya sehingga menjadi surga bagi orang-orang kaya menyembunyikan hartanya. Sulit bagi otoritas manapun mengakses data nasabah perbankan Swiss. Kini erat tersebut terah berakhir.

Reuters melaporkan, Administrasi Pajak Federal (FTA) Swiss menyatakan, perbankan Swiss untuk pertama kalinya melakukan penukaran data akun keuangan mulai September 2018 di bawah standar global yang bertujuan untuk menindak penggelapan pajak.

Tahap awal, pertukaran data tersebut dilakukan dengan negara-negara Uni Eropa ditambah sembilan yurisdiksi lain yakni Australia, Kanada, Guernsey, Islandia, Isle of Man, Jepang, Jersey, Norwegia dan Korea Selatan.

"Siprus dan Rumania saat ini dikecualikan karena mereka belum memenuhi persyaratan internasional tentang kerahasiaan dan keamanan data," sebut FTA.

Sementara transmisi data ke Australia dan Prancis ditunda. Sebab negara-negara ini belum bisa mengirim data ke FTA karena alasan teknis. FTA juga belum menerima data dari Kroasia, Estonia dan Polandia.

Baca: Adegan Mesra Sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta Viral, Ketua KPI Pusat Buka Suara

Baca: Ramai Soal Hoax Ratna Sarumpaet, Ustadz Abdul Somad Beberkan Hukum Operasi Plastik

Sekitar 7.000 bank, trust (perwalian), perusahaan asuransi dan lembaga keuangan lain yang terdaftar dengan FTA mengumpulkan data dari jutaan akun dan mengirimkannya ke agen pajak Swiss.

FTA pada gilirannya mengirim informasi tentang sekitar dua juta akun ke negara-negara mitra.

Baca: Cerita Karya Gita Savitri Ini Dfilmkan Setelah Versi Novelnya Laku 100.000 Eksemplar

Informasi yang diberikan termasuk nama pemilik, alamat, negara tempat tinggal dan nomor identifikasi pajak serta lembaga pelaporan, saldo akun dan pendapatan modal. Ini memungkinkan pihak berwenang memeriksa apakah pembayar pajak telah menyatakan dengan benar rekening keuangan asing mereka.

Pertukaran data tahunan akan diperluas tahun depan menjadi sekitar 80 negara mitra, asalkan mereka memenuhi persyaratan kerahasiaan dan keamanan data.

Forum Global OECD tentang transparansi dan pertukaran informasi untuk tujuan pajak, akan meninjau implementasi perjanjian tersebut. (KONTAN)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dulu Rahasia dan Sulit Ditembus, Kini Data Nasabah Bank di Swiss Bisa Diakses

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved