Kriminalitas HST

Pengedar Sabu Ini ditangkap Saat Transaski di Halaman Masjid

‎Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah kembali menangkap tersangka pelaku pengedar sabu, berinisial UR (26)

Pengedar Sabu Ini ditangkap Saat Transaski di Halaman Masjid
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - ‎Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah kembali menangkap tersangka pelaku pengedar sabu, berinisial UR (26) warga Desa Banua Budi! Jalan Sarigading Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Tengah, Rabu 3 Oktober 2018, pukul 22.00 Wita.

Tersangka yang diduga pengedar tersebut tertangkap tangan saat saat mengangarkan pesanan sabu, di tempat yang tak terduga, yaitu halaman masjid Al Huda, Jalan Sungai Tabuk Barabai.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui Humas Polres HST, Bripka M Husaini, Sabtu (6/10/2018) menjelaskan, sebelum tertangkap tangan saat menunggu pembeli tersebut, pihak kepolisian terlebih dahulu mendapatkan informasi masyarakat, akan ada transaksi narkoban di Jalan Seungai Tabuk, Barabai.

Baca: Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Thailand 2018 : Marc Marquez Pole Potition, Rossi Start Kedua

Baca: Usai Unggah Tentang Sosok Pengumbar Janji, Maia Estianty Singgung Tentang Suami

Baca: Jennifer Dunn Bebas, Sarita Abdul Mukti dan Shafa Harris Tak Ada Tanggapan di Media Sosial

Baca: 2 Trik Lulus CPNS Usai Tentukan Formasi di Pendaftaran CPNS 2018 Via Sscn.bkn.go.id

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan, hingga tiba saatnya tersangka mengantar sabu tersebut.
"Saat itu tersangka menunggu sesorang untuk mengambil sabu. Namun, anggota Satres Narkoba bergerak cepat, dengan melakukan penggeledahan," kata Husaini.

Dari hasil penggeledahan, baik di tubuhnya maupun di sepeda motor yang dikendarainya itu, anggota Satres Narkoba menemukan satu paket sabu di atas kayu dekat tersangka.

Tersangka pun tak bisa mengelak saat barang bukti disita, kemudian tersangka digiring ke Mapolres HST.

Selain menyita 0,23 gram sabu, juga turut disita telepon genggam, sepeda motor Nopol DA 3234 LF dan uang tunai Rp 227.000 .

Disebutkan, tersangka dijerat pasal 114 sub pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal penjara 20 tahun.

Kapolres, kata Husaini, tak hentinya mengimbau masyarakat HST agar ikut memerangi narkoba dan mencegah peredarannya, dengan cara aktif melaporkan kepada kepolisian, jika mengetahui ada penyalahgunaan narkoba.

Baik itu pemakai, kurir, hingga pengedar.

Partisipasi masyarakat melaporkan tindak pidana tersebut, secara tidak lansung ikut serta menyelamatkan negara dan generasi muda bangsa.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help