Berita Tanahbumbu

Viral Video Air Laut Rendam Jalan Sungailoban, Begini Respons Kapolres Tanahbumbu

Sebuah video menyebar di wilayah Kabupaten Tanahbumbu yang memperlihatkan kondisi Jalan Nasional di wilayah Sungailoban

Viral Video Air Laut Rendam Jalan Sungailoban, Begini Respons Kapolres Tanahbumbu
screenshot video

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Sebuah video menyebar di wilayah Kabupaten Tanahbumbu yang memperlihatkan kondisi Jalan Nasional di wilayah Sungailoban terendam air laut.

Sontak, video ini membuat gaduh. Sebab banyak masyarakat yang terkejut dan menelepon saudaranya yang berada di pesisir pantai wilayah Pagatan hingga Sungailoban.

Vidio itu tersebar melalui pesan WhatsApp yang mengatakan lokasinya di area Sungai Loban dekat perbatasan dengan wilayah Kecamatan Kusan Hilir atau Pagatan. Video itu tersebar di media sosial seperti facebook dan grup whatsApp yang terus disebarkan.

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Thailand 2018 - Valentino Rossi Kedua, Marquez No 1, Tudingan Ayah Lorenzo?

Baca: Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Thailand 2018 : Marc Marquez Pole Potition, Rossi Start Kedua

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Formasi Kemenkumham, Masuk Top 5 Instansi BKN

Arman misalnya. Dia langsung panik dan menghubungi keluarganya di Pagatan dan menanyakan keadaannya.

Namun setelah ditanyakan, keluarganya mengatakan mereka baik-baik saja dan air laut masih terbilang aman. Bahkan ditegaskan bahwa video yang beredar telah lama. 
"Saya sempat panik dan menghawatirkan keluarga saya. Makanya saya langsung menghubungi dan menanyakan keadaannya," kata Arman.

Serupa dengan Arman, Alfi yang tinggal di pagatan juga terkejut saat mendapatkan vidio tersebut di pesan WhatsAppnya. Di langsung mennyakan dengan keranatnya yang sempat bingung dan merasa sesikit takut.

Baca: Tanggapan Wali Kota Prabumulih Soal Viralnya Video Adu Jotos dengan Asisten 3

"Sempat takut juga. Ternyata setelah mencafi tahu sendiri, vidio itu tidk benar dan vidio itu merupakan vidio beberapa tahun lalu dn kembali disebarkan oleh oknum yang tidk bertanggung jawab," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sungailoban Burhanuddin saat dihubungi Bpost juga sempat bingung. Sebab di wilayahnya tidak ada yang mencurigakan dengan kondisi air laut sekarang ini.

"Tidak ada. Saya sudah cek sendiri ke pesisir dn area yang dimaksud, tapi tidak afa kejadian seperti itu. Itu kemungkinan vidio kejadian sekitar 2012 lalu yang air laut sempat naik ke jalan, tapi sekarang tidak dan mudah-mudaham tidk terjadi lagi. Itu hoax saja pa," katanya.

Baca: Jawaban Ratna Sarumpaet Soal Biaya Operasi yang Berasal dari Bantuan Korban Danau Toba

Terpisah, Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro SIK, Sabtu (6/10/18) saat dihubungi mengatakan belum mendapat kabar tersebut. Vidio tersebut hanya hoax yang disebarkan oknum yang tak bertanggung jawab.

"Akan kami tindak lanjuti dengan melakukan penyusuran terkait penyebar vidio hoax tersebut. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak memperkeruh keadaan yang saat ini ramai berita hoax. Saat ini kita berduka dengan kejadian di Sulteng, jadi kami harap jangan menyebarkan hoax atau penyebar hoax akan dipidana karena menyebarkan berita bohong," katanya.

(banjarmasimpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved