Kabut Asap

Wanita ini Tak Lagi Mengajak Bayinya ke Luar Rumah, Pintu dan Jendela Rumah Pun Ditutup

Selain keluhan dari pihak maskapai, tidak sedikit warga Banjarmasin yang mengeluhkan oleh saputan kabut asap tebal, Jumat kemarin.

Wanita ini Tak Lagi Mengajak Bayinya ke Luar Rumah, Pintu dan Jendela Rumah Pun Ditutup
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain keluhan dari pihak maskapai, tidak sedikit warga Banjarmasin yang mengeluhkan oleh saputan kabut asap tebal, Jumat kemarin.

Hani, warga Pelambuan, Banjarmasin Barat terpaksa harus mengurungkan rutinitas membawa bayinya berjalan keluar rumah untuk mencari udara segar pagi.

Sudah dua hari, ibu muda ini tak berani keluar rumah membawa bayinya lantaran wilayah tempat tinggalnya disabut kabut asap tebal.

"Jumat pagi ini sangat terasa sekali pekatnya kabut asap. Pintu dan jendela rumah terpaksa saya tutup agar asap tidak masuk. Kasihan bayi saya kalau terhirup asap,” tutur Hani.

Baca: Peneliti Sebut Suara Prabowo-Sandiaga Akan Tergerus di Pilpres 2019 Gara-gara Hoaks Ratna Sarumpaet

Baca: Fadli Zon Puji Akting Ratna Sarumpaet, Cerita Gara-gara Foto Terbuai Hoax Ratna Soal Dianiaya

Baca: Peretas Akun FB Ajudan Presiden Jokowi Ternyata Narapidana Kasus Pembunuhan di LP Amuntai

Sementara Uli, warga Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan, mengkhawatirkan kondisi janin bayi yang ada di perut istrinya.

"Saya cemas karena, berdasarkan yang saya baca di google, kabut asap bisa menimbulkan keguguran. Dan, itu yang sangat saya kawatir,” ujar Uli ditemui BPost di kediamannya, pagi kemarin.

Dia menyebut, jarak pandang di wilayah tempat tinggalnya sangat terbatas hanya berkisar 10 meter.

Serbuan kabut asap juga dikeluhan warga Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan.

Meski matahari sudah tinggi sekira pukul 13.00 Wita, kabut asap tak kunjung menipis.

Tidak sedikit warga setempat yang mengalami gangguan pernapasan.

"Balutan asap tebal terjadi sejak pukul 06.00 Wita dengan jarak pandang 10 meter. Tapi, hingga tengah hari asap itu tidak juga menipis,” tutur Yusuf, warga Tanjung Pagar.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved