Berita Banjar

Akhirnya Ayah Bayi yang Ditelantarkan di Ponpes Datangi Polsek Gambut, Begini Kondisi si Bayi

Polsek Gambut pasca melakukan diversi dalam kasus penelantaran bayi di salah satu pondok pesantren di wilayah hukumnya

Akhirnya Ayah Bayi yang Ditelantarkan di Ponpes Datangi Polsek Gambut, Begini Kondisi si Bayi
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Bayi yang ditemukan di Ponpes Al Mursyidul Amin, Senin (24/9/23018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Polsek Gambut pasca melakukan diversi dalam kasus penelantaran bayi di salah satu pondok pesantren di wilayah hukumnya, akhirnya diperoleh kesepakatan, orangtua bayi tersebut bersedia merawat anaknya.

Kini bayi tersebut sudah dirawat oleh orangtuanya.

Kapolsek Gambut melalui Kanit Reskrim Ipda H Ruspandi mengatakan, penelantaran bayi stelah dilakukan diversi anak berhadapan dengan hukum dikembalikan pada orang tua, untuk dilakukan pembinaan. Sedangkan bayinya dikembalikan pada orangtuanya.

“Bayi tersebut setelah ditemukan, dirawat oleh Ibu Bhayangkari, tetapi setelah hasil diversi beberapa hari lalu dikembalikan kepada ibunya yang melahirkan,” kata H Ruspandi, Minggu (4/10).

Baca: Reaksi Petinggi PSSI ke Pentolan Suporter Arema Usai Laga Arema vs Persebaya Liga 1 2019 Rusuh

Polsek Gambut menggelar diversi untuk kasus penelantaran bayi. Diversi menghadirkan pihak terkait, kedua orangtua bayi, dinas sosial dan Polsek Gambut untuk bermusyawarah.

Diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Gambut, Ipda Ruspandi saat di Mapolres Banjar, orangtua bayi takut dan malu sehingga menelantarkan bayi yang baru dilahirkannya.

Ibu bayi tersebut sebelum masuk pondok pesantren sudah hamil enam bulan.

“Selama mengikuti proses belajar mengajar yang bersangkutan sudah hamil. Proses hukumnya kini kami lakukan diversi dulu, karena ancaman hukumannya dibawah tujuh tahun,” katanya.

Baca: Hasil MotoGP Thailand 2018 - Marc Marquez Juara, Atasi Andrea Dovizioso di Tikungan Terakhir

Dia menjelaskan, pertimbangan lainnya dilakukan diversi karena yang bersangkutan tidak akan mengulangi perbuatannya. Pertimbangan lainnya, karena masih dibawah umur.

“Ayah si bayi juga dengan kesadarannya datang sendiri ke Mapolsek Gambut, mau bertanggungjawab dengan menikahi dan menafkahi anaknya. Usianya 21 tahun, warga Kelumpang Selatan Kotabaru,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help