Berita Tabalong

Baru 56 Desa yang Bebas Buang Air Besar Sembarangan di Tabalong, Begini Upaya Dinas Kesehatan

Sejak 2013 program bebas buang air besar sembarangan atau Open Defication Free (ODF) telah dilaksanakan di Tabalong.

Baru 56 Desa yang Bebas Buang Air Besar Sembarangan di Tabalong, Begini Upaya Dinas Kesehatan
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
ilustrasi/ Jamban apung ini masih dimanfaatkan warga setempat sebagai tempat buang air besar dan titiannya untuk beraktivitas di sungai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sejak 2013 program bebas buang air besar sembarangan atau Open Defication Free (ODF) telah dilaksanakan di Tabalong.

Hanya saja hingga kini belum sampai 50 persen dari 131 desa dan kelurahan di Tabalong yang sudah menerapkan ODF di wilayahnya masing-masing.

Dari data yang ada, hingga saat ini baru ada 56 desa yang sudah ODF, sehingga masih menyisakan 75 lagi yang belum bebas dari buang air besar sembarangan.

Ini juga ditandai dengan masih adanya jamban apung di beberapa lokasi aliran Sungai Tabalong yang melintasi beberapa desa.

Baca: Hasil MotoGP Thailand 2018 - Marc Marquez Juara, Atasi Andrea Dovizioso di Tikungan Terakhir

Baca: Reaksi Petinggi PSSI ke Pentolan Suporter Arema Usai Laga Arema vs Persebaya Liga 1 2019 Rusuh

Baca: Kiper Persebaya Ditantang Suporter & Ricuh di Tribun Warnai Laga Arema FC vs Persebaya Liga 1 2018

Baca: Khabib Nurmagomedov Kalahkan Conor McGregor di Laga UFC 229, Sempat Ribut Pasca Laga

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, mengatakan, saat ini telah berjalan program untuk melakukan percepatan agar semua desa bisa menerapkan ODF.

"Kita masih punya PR 75 desa yang harus di ODF kan, kalau memang Tabalong mau ODF," katanya.

Untuk mengejar jumlah yang belum ODF itulah saat ini diterapkan upaya percepatan dengan telah dibentuknya Gerakan Tuntas (Tinggalkan Buang Air Besar Sembarangan untuk Tabalong Sehat).

Dengan adanya Gerakan Tuntas ini maka ditargetkan dalam dua tahun ke depan 75 desa yang saat ini belum ODF akan bisa ODF.

"Di tahun 2018 ini target kita akan ODF kan 45 desa dan 2019 30 desa," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved