Berita Kotabaru

Embung Tirawan Tak Bisa Bantu Pelanggan di Kota, Ipansyah: Harus Ada Jaringan Baru

Optimalisasi distribusi air bersih melalui perpipaan untuk wilayah layanan embung Gunung Tirawan

Embung Tirawan Tak Bisa Bantu Pelanggan di Kota, Ipansyah: Harus Ada Jaringan Baru
helriansyah
Direktur PDAM Noor Ipansyah. Inset : Kondisi embung Gunung Tirawan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kecuali wilayah layanan mengandalkan stok air baku embung Gunung Ulin. Perusahaan daerah air minum atau PDAM Kotabaru tidak memberlakukan distribusi air bersih bergilir untuk pelanggan layanan wilayah embung Gunung Tirawan.

Optimalisasi distribusi air bersih melalui perpipaan untuk wilayah layanan embung Gunung Tirawan, karena didukung ketersediaan air baku. Kendati kemarau tahun ini terus berlangsung.

Bahkan tercatat dari 14.752 pelanggan di wilayah perkotaan (Pulaulaut Utara) khususnya terlayani intake mandin, gunung ulin, dan intake gunung perak sebagian besar sudah digilir pendistribusiannya.

Baca: Air Garam Bisa Menjadi Pengobatan Alternatif, ini Penyakit yang Bisa Dicegah

Untuk wilayah tidak terlayani melalui perpipaan, sudah sepekan lebih terpaksa dibantu pendistribusian menggunakan armada mobil tanki kerja sama PDAM dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sementara kondisi embung gunung ulin, satu-satunya sumber air baku ke instalasi pengolahan air (IPA) gunung rely terus menipis. Berbanding terbalik dari kondisi embung tirawan. Sayang tidak bisa optimal dimanfaatkan membantu penyaluran di wilayah perkotaan.

Baca: Live Fox Sports 2! Jadwal UFC 299 Conor McGregor vs Khabib Nurmagomedov - Tunda di TV One

Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id, mengakui dari 14.752 pelanggan di wilayah perkotaan. Kecuali wilayah layanan embung gunung tirawan dengan jumlah pelanggan 3.092 tidak digilir pendistribusian.

Berdasarkan data diolah PDAM, terkait kondisi air baku untuk periode bulan Juli sampai Oktober. Sedangkan musim kemarau untuk wilayah Kotabaru diperkirakan masih berlangsung.

Padahal stok air baki embung tirawan masih maksimal. Namun tidak bisa membantu melayani distribusi ke pelanggan wilayah perkotaan, karena ketidak tersediaan jaringan.

Baca: Hasil MotoGP Thailand 2018 - Valentino Rossi Tempel Marc Marquez di Sesi Pemanasan

"Jaringan ke kota ini yang belum ada. Embung tirawan masih maksimal airnya," ujar Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id.

Optimististis stok air baku embung tirawan optimal membantu layanan di wilayah perkotaan untuk penanganan jangka pendek, jika ada jaringan perpipaan. Selain dibantu pompa untuk pendistribusiannya.

"Sekotabaru Tengah terbantu. Karena sistem pompa bukan gravitasi," tandas Ipansyah.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help