Liga 1 2018

Kepastian PSSI Soal Sanksi untuk Arema FC Pasca Kericuhan Suporter di Laga Arema FC vs Persebaya

Kepastian diberikan PSSI terkait sanksi untuk Arema FC usai kerusuhan suporter yang terkadi di laga Arema FC vs Persebaya

Kepastian PSSI Soal Sanksi untuk Arema FC Pasca Kericuhan Suporter di Laga Arema FC vs Persebaya
SURYA.co.id/Ndaru Wijayanto
Suporter Arema FC masuk ke lapangan ketika peluit babak pertama dibunyikan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (5/5/10/2018). Suporter tersebut tampak menantang kiper Persebaya, Miswar Saputra. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kepastian diberikan PSSI terkait sanksi untuk Arema FC usai kerusuhan suporter yang terkadi di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Pekan 24 Liga 1 2018.

Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, memastikan akan memberikan sanksi kepada Arema FC dan termasuk juga Panpel Pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Hukuman itu diberikan terkait sejumlah insiden yang terjadi antara Arema FC vs Persebaya Surabaya termasuk kericuhan suporter pada pekan ke-24 Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10/2018).

PSSI telah mendapatkan laporan terjadinya beberapa pelanggaran kode disiplin yang dilakukan suporter Arema FC yakni Aremania.

Baca: Ancaman Sanksi Komdis PSSI untuk Arema FC Usai Kerusuhan Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2018

Baca: Cek Peluang Lolos! Cara Lihat Jumlah Pelamar di Link sscn.bkn.go.id, Situs Pendaftaran CPNS 2018

Baca: Bos Arema Ungkap Sanksi yang Akan Diterima Pasca Laga Arema vs Persebaya Liga 1 2018 Rusuh

Baca: SAKSIKAN! Live Streaming Barito Putera vs PSMS Medan Liga 1 2018 - Link Vidio.com di Sini

Pelanggaran itu mengganggu pelaksanaan pertandingan dengan baik.

“Pada laga ini, PSSI menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran,” kata Joko Driyono seperti BolaSport.com lansir dari laman resmi PSSI, Minggu (7/10/2018).

“Hasil laporan tim ini melengkapi laporan pengawas pertandingan dan akan menjadi refrensi sidang Komite Disiplin dalam menjatuhkan sanksinya. PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepak bola,” ucap pria yang akrab disapa Jokdri itu.

Jokdri menegaskan PSSI tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran kode disiplin.

Apalagi kejadian itu belum lama setelah sebelumnya salah satu pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirla, meninggal dunia akibat dikeroyok oknum suporter Persib Bandung, bobotoh.

“Pasca penghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan,” kata Jokdri.

Halaman
123
Editor: Murhan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved