Berita Banjar

Kejari Banjar Sudah Panggil 15 Staf Sekwan DPRD Banjar

Kasus dugaan penyelewengan dana kunker anggota DPRD Banjar masih terus lanjut.

Kejari Banjar Sudah Panggil 15 Staf Sekwan DPRD Banjar
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
ilustrasi-Jaksa Arie Zaky Prasetya SH tengah memeriksa Ruslan anggota Komisi I DPRD Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjar dibawah kepemimpinan Muji Murtopo dalam sepekan terakhir kembali mengorek keterangan beberapa staf sekretariat DPRD Banjar terkait Proses dalam penyelidikan dugaan penyimpangan dana kunjungan kerja DPRD Banjar.

Pada pertengahan Agustus 2018 lalu, Muji Murtopo sempat menyatakan pihaknya ‘tiarap’ dalam rangka mensukseskan pemilu legislatif 2019. Tahap kasus tersebut, sebelum masa kepemimpinnya sudah ditetapkan tahap penyidikan, 2017 lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Muji Murtopo mengatakan, kasus dugaan penyelewengan dana kunker anggota DPRD Banjar masih terus lanjut. Pihaknya masih memanggil saksi-saksi pendamping kunker, dalam hal ini staf sekretariat DPRD Banjar.

Baca: Simak Pengumuman KemenPAN RB Terkait Persyaratan Baru di Pendaftaran CPNS 2018 via Sscn.bkn.go.id

Baca: Hasil Persija Vs Perseru - Gol Penalti Marko Simic Buat Persija Tahan Imbang Perseru

Baca: Pembunuh Terapis Divonis 20 Tahun, Abdussalam Irit Bicara

“Masih lanjut, masih panggil saksi-saksi pendamping kunker,” singkatnya, Senin (8/10/2018).

Info didapat, beberapa pekan lalu penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar memintai keterangan dua orang staf sekretariat DPRD Banjar. Pemangggilan berlangsung setelah tengah hari hingga sore hari.

Sekretaris DPRD Banjar, Ibrahim G Intan ketika dikonfirmasi membenarkan ada dua orang stafnya beberapa minggu lalu dimintai keterangan di Kejari Kabupaten Banjar. Total sudah sebanyak 15 orang staf Sekwan yang memenuhi panggilan penyidik.

Baca: Semua Dokumen di Panwaslu BAS Terbakar, Ketua Bawaslu HST Akui Proses Administrasi Terganggu

Baca: Khabib Nurmagomedov Penakluk Conor McGregor Lebih Memilih Puasa Ketimbang Bertanding

“Info dari Pak Maidi Kabag Umum, bahwa sudah ada 15 orang staf yang sudah dipanggil oleh Kejaksaan,” pungkasnya.

Adapun kasus perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Banjar bergulir sejak 2015-2016, naik ke tahap penyidikan pada Februari 2017. Terkuak saat melakukan perjalanan dinas ke Surabaya, ada sejumlah modus diantaranya adalah perjokian kunker.(banjarmasinpost.co.id/hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved