Berita Kabupaten Banjar

Sudah Ada 65 Pendaftar Isi Jabatan Kosong di Kabupaten Banjar

Tercatat sudah 65 orang pelamar untuk mengisi tujuh jabatan kosong di Pemerintah Kabupaten Banjar, mereka berasal ada dari Kabupaten Banjar

Sudah Ada 65 Pendaftar Isi Jabatan Kosong di Kabupaten Banjar
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Banjar, Mada Teruna

Mereka yang pensiun adalah, Wildan Amir yang menjabat Asisten III, Gusti Ruspansyah yang menjabat Kepala Dinas Pendidikan, HM Ramlan menjabat Kepala Disperindag, H Shofwan Soeryadi yang menjabat Kepala Badan Kesbangpol serta Hj Rosana Mardiana sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Baca: Edric Tjandra Sentil Soal Suami Baru Maia Estianty, Berawal dari Curhatan Tentang Pasangan Hidup

“Ada yang pensiun di 2018, dan terakhir pensiun pada 1 Januari 2019 adalah Pak Sofwan Soeryadi yang menjabat Kepala Kesbangpol Kabupaten Banjar,” kata Mada.

Adapun terkait harapan Komisi I DPRD Banjar yang meminta untuk jabatan strategis seperti Kepala Bappelitbangda tidak usah ada lelang, menurut Mada pihaknya memaklumi dan mengapresiasi perhatian DPRD Banjar dalam proses lelang tersebut.

Namun kebijakan terhadap posisi yang dilelang tentunya sudah dikaji secara mendalam oleh pimpinan dan melalui prosesur yang benar.

Besar harapan pihaknya, proses lelang dapat berjalan baik dan mampu melahirkan JPT pratama yang profesional dan mampu memenuhi harapan semua pihak, termasuk legislatif.

Pihaknya menegaskan, proses lelang secara terbuka dan berdasarkan penilaian terbaik.

Selanjutnya nama-nama yang lulus seleksi atau meraih hasil nilai terbaik diajukan kepada Bupati Banjar, H Khalilurrahman untuk selanjutnya memilihnya.

Wakil Ketua DPRD Banjar yang juga Komisi I DPRD Banjar, Saidan Fahmi menyoroti proses lelang sejumlah jabatan di lingkungan Pemkab Banjar.

Menurutnya, untuk Bappelitbangda merupakan jabatan vital.

“Bapelitbangda ini haruslah benar-benar selektif. Kalau saya menyarankan agar Bapelitbang jangan dilelang, tetapi lakukan mutasi saja dari kepala dinas yang ada,” katanya.

Karena menurut Saidan, jantung perencanaan Kabupaten Banjar itu ada pada kepala Bapelitbang.

Oleh sebab itulah seorang kepala Bapelitbang harus mampu menterjemahkan Visi dan Misi Bupati yang tertuang dalam RPJMD.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved