Berita Batola

Dinas Pariwasata Batola Bersikeras Tunggu Pemprov Kalsel Soal Aset Wisata Jembatan Barito Terlantar

Surat penyerahan pengelolaan wisata bawah Jembatan Barito dari Gubernur Kalsel diberikan ke Pemkab Batola 2016 silam.

Dinas Pariwasata Batola Bersikeras Tunggu Pemprov Kalsel Soal Aset Wisata Jembatan Barito Terlantar
edi nugroho
JEMBATAN Barito sepanjang 1.082 meter yang membelah Sungai Barito dan menghubungkan tepi barat Sungai Barito (Kecamatan Anjir Muara) dengan tepi timur Sungai Barito di Kecamatan Alalak dekat kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - DINAS Pariwisata Kabupaten Batola bersikeras menunggu perkembangan pencarian dokumen penyerahan pengelolaan aset wisata bawah Jembatan Barito ke Pemkab Batola oleh Pemprov Kalsel

“Pemprov Kalsel kan mau mencari dokumen penyerahan pengelolaan aset wisata bawah Jembatan Barito ke Pemkab Batola yang hilang. Yaa kita tunggu saja dulu,” kata Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Batola Rosyida Watty, Selasa (9/10/18).

Menurut Rosyida, beberapa hari lalu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Danial Kifli akan mencari surat penyerahan pengelolaan kawasan wisata bawah Jembatan Barito dari Gubernur Kalsel diberikan ke Pemkab Batola sekitar tahun 2016 silam.

“Dinas pariwisata Kalsel akan mencari dalam satu minggu. Yaa kita tunggu sajalah,” kata Rosyida.

Baca: CPNS 2018, Sepi Pelamar Hanya Satu Orang, Ternyata Lulusan Ini Hanya Ada di Pulau Jawa

Baca: CPNS 2018 di Kota Banjarmasin, Formasi Guru Langsung Pilih Lokasi Mengajar Lho

Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel sampai sekarang sendiri belum menemukan dokumen penyerahan pengelolaan aset wisata bawah Jembatan Barito ke Pemkab Batola.

Surat penyerahan pengelolaan kawasan wisata bawah Jembatan Barito dari Gubernur Kalsel diberikan ke Pemkab Batola sekitar tahun 2016 silam.

“Iya dokumen sedang kita cari dan belum kita temukan. Benar tanah kawasan wisata Jembatan Barito itu milik Provinsi Kalsel. Namun secara resmi melalui surat Gubernur Kalsel sudah diserahkan ke Pemkab Batola. Jadi Pemkab Batola wajib dan berhak mengelola kawasan wisata Jembatan Barito ” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Danial Kifli didampingi Kabid Destiwisata Ida Saptika Dewi.

Menurut Danial, Pemprov Kalsel sudah secara resmi menyerahkan kawasan wisata Jembatan Barito ke Pemkab Batola untuk dijadikan objek wisata. Di kawasan wisata bawah Jembatan Barito pada 2017 silam sudah dibangun gazebo, kios cindera mata, dermaga dengan dana Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diusulkan Pemkab Batola.

“Di Kantor Dinas Pariwisata Kalsel sampai sekarang tak ditemukan dokumen penyerahan pengelolaan aset wisata tersebut. Saya minta Dinas Pariwisata Batola untuk mencarinya, ternyata juga tak ditemukan,” tegas Danial.

Baca: Update CPNS 2018 BKN Ingatkan Pelamar Alamat Pengiriman Berkas di Pendaftaran CPNS di Sscn.bkn.go.id

Baca: Update CPNS 2018 - Gaji Tenaga Honorer Bakal Naik Bila Tak Lolos Pendaftaran CPNS di Sscn.bkn.go.id

Dijelaskan Danial, dengan sudah diserahkannya pengelolaan kawasan wisata bawah jembatan Barito, Pemkab Batola berhak dan wajib mengelola kawasan wisata tersebut. Jangan dibiarkan terlantar, tidak terurus, gersang dan tidak terkelola seperti sekarang.

“Kita minta satu minggu mencari surat dan dokumen penyerahan itu ke Biro Hukum Provinsi Kalsel,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved