Berita HSU

Jalan Desa keramat Kembali Longsor, Dua Rumah Alami Kerusakan, Warga Sulit Beraktivitas

Sekitar 20 meter jalan longsor dan tidak bisa dilewati lagi, jalan turun sekitar tiga meter meskipun bagian pinggir sungai tidak ikut longsor.

Jalan Desa keramat Kembali Longsor, Dua Rumah Alami Kerusakan, Warga Sulit Beraktivitas
Istimewa
Jalan di Desa Keramat Kecamatan Haur Gading, HSU, longsor sehingga menyulitkan warga beraktivitas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Terjadi jalan longsor di Desa KeramatKecamatan Haur Gading tak jauh dari Desa Teluk Haur dan Pulantani yang sebelumnya memang sudah terjadi longsor.

Sekitar 20 meter jalan longsor dan tidak bisa dilewati lagi, jalan turun sekitar tiga meter meskipun bagian pinggir sungai tidak ikut longsor.

Kepala Desa Keramat Johani mengatakan tanah longsor pada Senin (08/10/2018) pada pukul 17.00 wita. Posisi jalan langsung turun dari biasanya dan hal ini membuat warga bingung karena tanah bagian bawah tidak terlihat, hal ini menandakan dibawah dasar tanah sebenarnya juga sudah kosong akibat kikisan air sungai.

Beruntung saat itu tidak ada warga yang sedang melintas, namun akibat longsor tersebut dua buah rumah yang tepat berada di depan jalan juga ikut rusak di bagian depan rumah dan tidak bisa keluar akibat tidak adanya jalan.

“Namun kami berisaha membuatkan jalan sementara agar warga yang terjebak tersebut bisa keluar dan mudah beraktifitas kembali,” ujarnya.

Baca: Timnas U-19 Indonesia Vs Arab Saudi Piala Asia U-19 2018- Indra Sjafri Waspadai Postur Pemain

Saat ini warga juga telah menghancur jembatan gantung yang sempat roboh akibat longsor untuk diambil papannya dan dimanfaatkan untuk membuat jalan sementara.

Johani menambahkan pihaknya berupaya untuk membuatkan penahan air

menggunakan dana desa agar nantinya saat musim penghujan rumah tidak tebawa arus air sungai Tabalong. Dan warga pemilik rumah juga telah bersedia sebagian depan rumahnya digunakan untuk membangun penahan air sungai.

Terpisah Plt Camat Haur Gading Muhammad Syarif yang langsung mendatangi lokasi mengatakan warga sekitar longsor untuk bisa berhati hati karena dikhawatirkan masih akan ada longsor kembali. Sesuai dengan arahan Bupati HSU rencananya jembatan akan kembali dibangun menggunakan anggaran 2019.

“Terus waspada dengan adanya longsor, terlebih memasuki musim penghujan,” ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved