Liga 1 2018

Kiper Persebaya Ungkap Fakta Usai Ditantang Pentolan Aremania di Laga Arema vs Persebaya Liga 1 2018

Laga Arema vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2018 masih menyisakan cerita. Khususnya bagi penjaga gawang Persebaya Surabaya Alfonsius Kelvan.

Kiper Persebaya Ungkap Fakta Usai Ditantang Pentolan Aremania di Laga Arema vs Persebaya Liga 1 2018
SURYA.co.id/Ndaru Wijayanto
Suporter Arema FC masuk ke lapangan ketika peluit babak pertama dibunyikan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (5/5/10/2018). Suporter tersebut tampak menantang kiper Persebaya, Miswar Saputra. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Laga Arema vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2018 masih menyisakan cerita. Khususnya bagi penjaga gawang Persebaya Surabaya Alfonsius Kelvan.

Kiper persebaya itu menjadi salah satu target yang mendapatkan perlakuan buruk dari oknum Aremania dalam laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (6/10/2018).

Dalam laga tersebut, Alfonsius Kelvan didatangi oleh salah satu pentolan Aremania Yuli Sumpil.

Dari rekaman video yang beredar di media sosial, Yuli Sumpil terlihat merobek-robek kertas di depan para pemain Persebaya saat tim kedua tim tengah melakukan pemanasan pada jeda babak pertama.

Baca: Syarat Baru Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Dirilis Kemenpan RB, 2.117.182 Pelamar Terdaftar

Baca: Sanksi Khabib Nurmagomedov Usai Rusuh dari Conor McGregor di UFC 229 Diungkap Presiden UFC

Baca: Segini Bayaran Khabib Nurmagomedov Usai Kalahkan Conor McGregor di UFC 229, Capai Miliaran Rupiah

Baca: Kaget, Andi Arief Mendadak Tarik Kritikannya ke Presiden Jokowi Terkait Biaya IMF-World Bank di Bali

Bahkan, Yuli Sumpil juga sempat adu mulut dengan pemain yang akrab disapa Alfon tersebut.

Untung saja ada para pemain Bajul Ijo dan pihak Panpel Arema FC yang memisahkan kedua belah pihak.

Dua hari pasca insiden tersebut, Alfon menceritakan kronologi saat beberapa suporter masuk ke tengah lapangan.

Alfon mengatakan, di antara suporter tersebut rupanya melemparkan uang ke arah pemain saat jeda paruh pertama laga pekan ke-24 itu.

"Waktu itu kok bisa suporter masuk ke dalam lapangan. Saya suruh pemain lain mundur, tapi saya sudah tidak sempat. Tangan saya juga sempat di pukul dan maki saya," kata Alfon saat latihan di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (8/10/2018), dilansir BolaSport.com dari Tribun Jatim.

Baca: Jadwal Liga Champion 2018/2019 matchday 3 Live RCTI Selasa, Juventus, MU, Real Madrid Main

Baca: Link Live Streaming Pengamatan Hilal Safar 1440 H dan Doa Safar, BMKG : Serentak di 1 Provinsi

Baca: Maia Estianty Dikabarkan Menikah, Ahmad Dhani Malah Sebut Bosan

Baca: Sikap Pentolan Bonek Saat Bendera Persebaya Disobek Usai Laga Arema vs Persebaya Liga 1 2018 Rusuh

"Saya adalah orang yang tempramen. Tetapi, saya ingat bisa dapat sanksi dan masih gunakan jersey Persebaya. Tim ini lebih besar dari nama saya. Saya ingin menjaga nama baik Persebaya," ungkapnya.

Meskipun mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan, kiper berusia 29 tahun itu mengimbau agar bonek tak melakukan hal serupa.

Ia juga menduga saat itu, para oknum Aremania masuk dalam kondisi mabuk karena ia mencium bau minuman keras.

"Bonek jangan meniru sikap seperti itu, karena kami harus dewasa menyikapi itu."

"Kalau bisa kita sambut mereka dengan baik di sini, apabila perlu kami kasih bunga kepada pemain mereka," katanya.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul Pengakuan Kiper Persebaya saat Ditantang Oknum Aremania, Mulai dari Bau Minuman Keras hingga Pukulan

Editor: Rendy Nicko
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved