Berita Hulu Sungai Utara

Korban Gempa Palu Sudah Tiba di Amuntai, Mahdalena Sempat Tidur di Jalan

Mahdalena tak sanggup menahan haru saat tiba di kampung halaman di Desa Muara Tapus Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu

Korban Gempa Palu Sudah Tiba di Amuntai, Mahdalena Sempat Tidur di Jalan
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Ustadz Yusuf memberikan boneka kepada korban gempa Palu warga Desa Muara Tapus 

Saat kondisi sudah mulai tenang Mahdalena mencari ketiga anaknya dan keluar dari rumah, sebagian rumah miliknya roboh dan bagian depan banyak yang retak.

Mahdalena ke depan rumah dan berdiam di jalan, tidak berani juga meninggalkan rumah karena khawatir barang-barang berharga banyak di rumah.

Setelah itu tinggal di pengungsian, kondisi di pengungsian di pusat kota Palu memang tersedia makanan.

Namun untuk di wilayah yang sangat parah sulit di jangkau sempat kekurangan makanan.

"Sempat tidur di jalan sebelum adanya penampungan pengungsian, saat itu suami saya langsung terkena stroke ringan di bagian mulut dan saat ini sulit untuk berbicara," ujarnya.

Baca: Gempa Bumi Wajo 4,2 SR Setelah Gempa Bulukumba dan Gempa Sinjai, Ini Kerusakan yang Tejadi

Hingga pemerintah daerah membawa keluar pengungsi dari Palu menggunakan kapal menuju Balikpapan.

Dan anggota Relawan HSU mengakomodasi perjalanan korban Palu menuju Amuntai.

Selama tinggal di Palu Mahdalena beserta suami bekerja sebagai penjahit.

Anaknya Fara berusia lima tahun dan belum sekolah, sedangkan Muhammad Baihaki duduk kelas 2 SMP dan Mona Wahyurida sudah kuliah semester 7 jurusan Perbankan syariah.

Ustadz Yusuf salahsatu relawan HSU mengatakan pihaknya membantu warga Kalimantan Selatan yang barada di Pelabuhan Balikpapan.

Halaman
123
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved