Berita Kabupaten Banjar

Pelaku Pengeroyokan di CBS, Edo dan Lutfi Mengaku Menyesal setelah Dijenguk Sang Ibu

Edo berhasil mengambil pisau yang dibawa oleh M Helmie, kemudian dirinya menendang dan memukul korbannya.

Pelaku Pengeroyokan di CBS, Edo dan Lutfi Mengaku Menyesal setelah Dijenguk Sang Ibu
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Edo, M Lutfi dan Kanit Reskrim Polsek Martapura Kota, Aiptu Sonny Borneo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -- Muhammad Anugerah Afridho atau disapa Edo mengaku menyesali perbuatannya saat di Mapolsek Martapura Kota, terlebih saat ibunya membesuknya di tahanan. Kali ini bukan yang pertama bagi remaja berumur 22 tahun itu masuk penjara, pada 2014 juga pernah ditahan karena perkelahian.

"Menyesal, kasihan melihat mama saat menjenguk tadi," ucap Warga Gang Flamboyan Desa Jawa Laut Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar itu, Selasa (9/10).

Dia menceritakan, kejadian pada Minggu (13/5/2018) sekitar pukul 04.15 wita di Alunalun CBS Jalan A Yani Km 40 Martapura. Korbannya, M Helmie (26) membeli rokok di Indomaret samping alunalun bersama rekan-rekannya, saat nongkrong Edo mendatangi mereka dan menanyakan maksud M Helmie membawa pisau.

Edo berhasil mengambil pisau yang dibawa oleh M Helmie, kemudian dirinya menendang dan memukul korbannya.

Baca: Hasil Persib Bandung vs Madura United Liga 1 2018 : Skor Babak Pertama 0-1, Gol Penalti!

Baca: Timnas U-19 Indonesia Vs Arab Saudi Piala Asia U-19 2018- Indra Sjafri Waspadai Postur Pemain

M Helmie bersama teman-temannya meninggalkan tempat nongkorng, tetapi Edo mengejar dan mendatangi korban sambil membawa senjata tajam milik teman Helmie dan langsung menikamkan senjata tajam tersebut ke arah perut, tetapi berhasil ditangkis oleh korban dengan menggunakan tangan, sehingga tangan korban mengalami luka sobek di pergelangan tangan kirinya dan kelingking jari kirinya patah.

Warga Jalan Keratontengah No 7A Martapura itu pun selanjutnya melaporkan atas apa yang dialaminya ke Mapolsek Martapura Kota.Hingga akhirnya pada giat gabungan Resmob Polda Kalsel, Ranmor Polda Kalsel, Team Tekap Polres Banjar dan unit Reskrim Polsek Martapura Kota berhasil mengamankan Edo di sebuah kos-kosan Kompleks Bumi Mas Banjarmasin Timur, sekitar pukul 19.30 wita, Senin (8/10) dan Edo dijerat pasal 351 KUH Pidana.

Edo tidak hanya tersangkut kasus penganiayaan, ternyata juga melakukan pencurian atau membongkar rumah di jalan Pendidikan Martapura, melakukan pencurian sekolah TK Aisyah Pesayangan Martapura bersama rekannya Fudin, Iyan dan Iwan Telukselong.

Edo ditangkap tidak sendirian, dua orang rekannya yang terlibat dalam pengeroyokan M Helmie turut diamankan, yakni Muhammad Lutfi alias Amat dan Agus Riyadi yang juga melakukan pengeroyokan di kos-kosan Banjarbaru. Agus Riyadi diamankan di Polres Banjarbaru untuk proses hukum lebih lanjut.

Ternyata, Muhammad Lutfi juga tersangkut kasus pencurian di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Aksinya itu dilakukannya pada pertengahan Agustus 2018 lalu, mencuri tiga unit handphone dari salah satu ruangan di rumah sakit tersebut.

M Lutfi saat di Mapolsek Martapura Kota mengakui bahwa mencuri handphone dalam keadaan mabuk. Begitu melihat handphone yang terletak diatas meja, langsung mengambilnya yakni dua buah handphone Samsung dan satu buah handphone Nokia.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved