BNNK HSS

BNNK HSS Ajak Pekerja Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Kegiatan diseminasi P4GN dilaksanakan dengan sasaran para pekerja Swasta/BUMD/BUMN yang ada di Kandangan

BNNK HSS Ajak Pekerja Cegah Penyalahgunaan Narkoba
BNNK HSS
Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Selatan (BNNK HSS) kembali melakukan kegiatan diseminasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Aula Kantor PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Selasa, (9/10). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Selatan (BNNK HSS) kembali melakukan kegiatan diseminasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di HSS.

Kegiatan diseminasi P4GN dilaksanakan dengan sasaran para pekerja Swasta/BUMD/BUMN yang ada di Kandangan, dilaksanakan di Aula Kantor PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Selasa, (9/10).

Untuk Kegiatan di PDAM ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya setelah kegiatan tes urine yang pernah dilakukan sebelumnya kepada karyawan di PDAM.

Dalam kegiatan diseminasi ini dihadiri sebanyak 20 orang lebih karyawan dan pekerja lapangan PDAM Hulu Sungai Selatan.

"Salah satu tugas BNNK HSS adalah melindungi masyarakat dari penyalahgunaan Narkoba, diantaranya pada kelompok pekerja," kata Maserup.

Kepala BNNK HSS ini mengatakan, kegiatan bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba, implementasi UU No 7 Tahun 2018, upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba di Kabupaten HSS.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Selatan (BNNK HSS) kembali melakukan kegiatan diseminasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Aula Kantor PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Selasa, (9/10).
Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Selatan (BNNK HSS) kembali melakukan kegiatan diseminasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Aula Kantor PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Selasa, (9/10). (BNNK HSS)


Berdasarkan data hasil Survey Nasional Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia, yang dilakukan oleh BNN bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PUSLITKES UI) pada tahun 2017, prevalensi penyalahguna Narkoba pada kelompok pekerja adalah sebesar 59%.

Data ini menunjukan lebih dari setengah populasi penyalahguna Narkoba yang ada di Indonesia merupakan kelompok pekerja, sehingga sangat penting dilakukan upaya pencegahan Narkoba secara dini kepada para pekerja.

"Penyalahgunaan Narkoba akan mempengaruhi kesehatan dan juga kosentrasi pekerja, akibatnya akan berpengaruh pada rendahnya produkvitas pekerja, tentunya hal ini tidak kita inginkan," tambahnya.

Kegiatan itu juga disambut antusias oleh Direktur PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Arif Budiman. Pihaknya berharap kegiatan semacam ini agar lebih sering dilaksanakan, sehingga pekerja di PDAM dapat melindungi dirinya dari godaan Narkoba.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK HSS M Faisal Sidiq yang menjadi nara sumber Kegiatan mengajak peserta untuk berperan aktif untuk melapor dan merangkul pecandu Narkoba.

Agar para pecandu bisa direhabilitasi di BNNK HSS maupun fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk BNNK HSS guna merehabilitasi pecandu Narkoba hingga pulih.

Tempat tersebut diantaranya RSUD Brigjend H. Hasan Bashri, RSUD Daha Sejahtera, Puskesmas Angkinang, dan Puskesmas Padang batung.

BNNK HSS berharap setelah kegiatan ini para peserta memiliki daya imun dan tangkal terhadap penyalahgunaan Narkoba, sehingga dapat melindungi dirinya dari penyalahgunaan Narkoba.

Selain itu diharapkan juga dapat menjadi penggiat-penggiat Anti Narkoba di keluarga dan lingkungannya. Sehingga masyarakat Hulu Sungai Selatan terbebas dari penyalahgunaan Narkoba. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help