Berita Kabupaten Banjar

Kepala Disdik Banjar: Ke Depannya Guru Wajib Melek Tekhnologi

313 Guru di Kabupaten Banjar ikuti pelaksanaan validasi sertifikasi guru dan sosialisasi oleh Dinas Pendidikan.

Kepala Disdik Banjar: Ke Depannya Guru Wajib Melek Tekhnologi
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
313 tenaga guru PNS dan honorer mengikuti pelaksanaan validasi sertifikasi dan sosialisasi program profesi guru 2018 di Hotel Roditha Banjarbaru, Rabu (10/10/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - 313 Guru di Kabupaten Banjar ikuti pelaksanaan validasi sertifikasi guru dan sosialisasi yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Rabu (10/10/2018). 

Dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Gusti Ruspan Noor ingatkan agar guru selalu melek tekhnologi. Ia mengatakan ke depan, seorang tenaga pendidik haruslah mengerti akan tekhnologi. Terutama internet.

Karena pasalnya, jaman modern saat ini, dikatakan oleh Ruspan segala pembelajaran bisa ditemukan di internet. Terlebih beberapa bahan yang menjadi syarat agar mendapatkan sertifikasi sudah tersedia di internet. Sehingga para guru tinggal mendownload materi yang berupa modul tersebut.

Selain itu, ia mengatakan agar mendapatkan sertivikasi, para guru wajib mengikuti program profesi guru. Tentunya pada program ini, kemampan dalam menggunakan computer dan internet pun sangat diperlukan.

Baca: Hasil Timnas U-19 Indonesia vs Arab Saudi, Ujicoba Piala Asia U-19 2018 - Skor 0-0 untuk Sementara

Baca: LIVE STREAMING Timnas Indonesia vs Myanmar Jam 18.30 WIB - Link Live Streaming RCTI

Karena ketika tes diterangkan Ruspan, peserta nantinya akan disuguhkan sejumlah pertanyaan melalui system online. Sehingga hal wajib bagi para guru untuk bisa menggunakan computer.

Adapun nilai kelulusan yang menjadi syarat agar guru lulus dan mendapatkan sertifikasi, yakni ialah 75. 

Di bawah angka itu, Ruspan mengatakan guru tersebut tidak bisa lulus dan bisa mengikuti program berikutnya. Tentunya, beber lelaki itu, ada banyak guru yang biasanya lulus ketika melaksanakan test untuk mendapatkan sertifikasi itu.

“Tahun ini kompetensi guru minimal nilainya 75. Kurang dari itu maka dia harus mengulang lagi dan tidak lulus sertifikasi,” jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti) 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help